Sir Patrick Stewart. Dok. IMDB
Sir Patrick Stewart Tetap Profesional Meski Menderita Alzheimer
Muhamad Marup • 30 October 2026 13:13
Jakarta: Aktor legendaris Hollywood Sir Patrick Stewart meninggal dunia pada usia 86 tahun. Bintang film X-Men tersebut menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit Alzheimer dan Lewy Body Dementia (LBD) pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi secara resmi oleh juru bicara sekaligus perwakilan setianya, Kelly Bush Novak, melalui sebuah pernyataan tertulis ke publik. Pernyataan duka tersebut juga diunggah melalui akun Instagram resmi sang aktor di @sirpatstew.
Penyakit tanpa obat
Alzheimer merupakan penyakit gangguan saraf otak progresif yang menjadi penyebab paling umum dari sindrom demensia. Menurut para ahli kesehatan demensia adalah gangguan kognitif mayor (major neurocognitive disorder) yang ditandai dengan penurunan fungsi otak secara bertahap dan akan membuat penderitanya mengalami Short-term Memory Loss (Ingatan Pendek) untuk waktu yang panjang.Kondisi kronis ini secara perlahan menghancurkan memori, kemampuan berpikir, serta fungsi otak penderitanya dari waktu ke waktu. Penyakit ini umumnya dipicu oleh penumpukan protein abnormal berjenis amiloid.
Penderita Alzheimer biasanya menunjukkan gejala utama berupa penurunan daya ingat yang parah dan disorientasi waktu maupun tempat. Selain itu, penderita juga kerap mengalami perubahan perilaku drastis dan kesulitan dalam mengambil keputusan sehari-hari. Dalam kasus Patrick Stewart, sang aktor juga didiagnosa mengidap komplikasi kelainan LBD. Penyakit demensia merupakan jenis penurunan kognitif lain yang turut memengaruhi pemahaman dan kontrol motorik fisik tubuh penderitanya.
Hingga saat ini, dunia medis belum menemukan pengobatan yang dapat menyembuhkan Alzheimer secara total. Perawatan kedokteran yang tersedia saat ini hanya difokuskan pada terapi untuk meringankan dan memperlambat laju memburuknya gejala.
Profesional dan berdedikasi
Perjuangan Stewart melawan Alzheimer menjadi bukti nyata kehebatan dan dedikasinya di dunia seni peran. Profesi aktor yang menuntut daya ingat tajam untuk menghafal naskah jelas sangat kontradiktif dengan penyakit pelemah memori tersebut.Meski dihadapkan pada ancaman penurunan fungsi kognitif, Stewart tetap menunjukkan profesionalitas tinggi hingga akhir hayatnya. Ia berhasil melewati rintangan berat tersebut dan terus berkarya meninggalkan warisan emas di industri perfilman Hollywood.

Sir Patrick Stewart. Dok. IMDB
Bahkan ketika usianya kian menua dan kondisi kesehatannya mulai terganggu, Stewart tidak berhenti berkarya di depan kamera. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, ia tercatat masih membintangi sejumlah proyek besar yang menuntut energi, mimik, dan hafalan naskah yang panjang.
Salah satu bukti dedikasinya adalah Stewart masih menyempatkan diri untuk tampil di layar lebar dalam proyek waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU). Ia hadir memberikan kejutan bagi penggemar lewat perannya sebagai Professor X dalam film Doctor Strange in the Multiverse of Madness pada tahun 2022.
Perannya pada film tersebut membuat penonton dari waralaba X-Men merasa dapat kejutan. Karena sebelumnya pria yang juga mendapat gelar Sir dari kerajaan Inggris ini terakhir membintangi Professor X pada tahun 2017 di film Logan.
Pada tahun ini ia juga turut dalam film “Avenger: Doomsday” yang akan rilis pada Desember 2026 nanti, film tersebut menjadi film terakhir yang ia bintangi sebelum menghembuskan nafas terakhir.
(Adam Nur Fadhilah)