CEO sekaligus Lead Financial Trainer QM Financial, Ligwina Hananto (kanan). Foto: Metrotvnews.com/Ade Hapsari.
Paham Finansial Saja Tak Cukup, Masyarakat Perlu Cakap Mengelola Uang
Ade Hapsari Lestarini • 1 November 2026 06:16
Jakarta: Indeks literasi keuangan Indonesia pada 2026 mencapai 69,57 persen, meningkat dibandingkan 66,64 persen pada 2025. Meski menunjukkan perkembangan positif, edukasi keuangan dinilai masih perlu diperkuat agar masyarakat tidak hanya memahami konsep pengelolaan keuangan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap fase kehidupan memiliki kebutuhan dan tantangan finansial yang berbeda. Karena itu, perencanaan keuangan diperlukan agar individu dapat mengenali kondisi finansial, menentukan prioritas, serta mengambil keputusan sesuai kebutuhan dan tujuan hidup.
CEO sekaligus Lead Financial Trainer QM Financial, Ligwina Hananto, mengatakan kondisi finansial bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas hidup. Kemampuan mengenali diri, mengembangkan potensi, dan merencanakan masa depan juga perlu menjadi bagian dari perencanaan kehidupan.
"Finansial kerap menjadi salah satu fokus utama dalam merencanakan masa depan. Melalui semangat Go Beyond Finance, QM Financial ingin mengajak masyarakat memahami kualitas hidup tidak hanya ditentukan oleh kondisi finansial, tetapi juga oleh kemampuan mengenali diri (self reflection), mengembangkan potensi diri (self improvement), dan merencanakan masa depan (self actualization)," ujar Ligwina, saat festival literasi keuangan bertajuk Go Beyond Finance, dikutip Minggu, 1 November 2026.


Edukasi finansial untuk berbagai tahap kehidupan
Dalam rangka memperingati 23 tahun perjalanan perusahaan, QM Financial menggelar festival literasi keuangan bertajuk Go Beyond Finance. Kegiatan tersebut mempertemukan peserta dari berbagai kelompok usia melalui rangkaian kegiatan interaktif untuk mengenali kondisi finansial dan mengembangkan kemampuan mengelola keuangan.
Festival tersebut mengangkat tiga pilar utama melalui sesi Beyond Talkshow.
Pertama, self reflection yang mengajak peserta mengenali kondisi diri, memahami posisi finansial, dan menemukan potensi yang sejalan dengan tujuan hidup. Sesi ini menghadirkan Adjie Santosoputro.
Kedua, self improvement yang berfokus pada pengembangan kemampuan dan peningkatan keterampilan untuk mendukung karier maupun pekerjaan. Sesi ini dibawakan Jovial da Lopez.
Ketiga, self actualization yang mendorong peserta menyusun strategi untuk mewujudkan tujuan hidup melalui perencanaan yang lebih matang, termasuk mempersiapkan masa tua. Sesi ini dibawakan Ligwina Hananto.
Selain festival, QM Financial juga meluncurkan buku terbaru berjudul Belajar Finansial Bareng Semua serta platform edukasi qmacademy.id.
Kedua inisiatif tersebut ditujukan untuk memperluas akses edukasi keuangan bagi masyarakat. Melalui buku dan platform digital tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh perspektif baru mengenai literasi keuangan serta membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih sehat.
"Melalui buku Belajar Finansial Bareng Semua, saya dan QM Financial ingin menunjukkan belajar finansial dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa terbatas pada usia maupun tahap kehidupan tertentu. Kehadiran qmacademy.id juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses edukasi keuangan yang lebih luas bagi masyarakat," tutup Ligwina.