Menperin Ungkap Sejumlah Strategi Pengembangan Industri

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji (kanan) dalam program Top Economy. Dok. Metro TV.

Menperin Ungkap Sejumlah Strategi Pengembangan Industri

Muhamad Marup • 4 November 2026 08:55

Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji, mengungkap sejumlah strategi pengembangan industri ke depan. Hal ini karena ada perubahan karakter sektor industri di Indonesia, terutama seiring perkembangan teknologi dan informasi.

"Meskipun industri yang dulu padat karya, karakter industri kita itu sudah berubah. Dengan teknologi informasi, dengan teknologi mesin yang semakin canggih itu, sudah terjadi perubahan. Karena itu perlu beberapa strategi mendasar," terang Sarmuji, dalam program Top Economy Metro TV, Selasa, 3 November 2026.

Ia menyebut, strategi pertama yaitu memproteksi industri-industri yang menyerap tenaga kerja lebih banyak. Strategi tersebut, lanjutnya, harus diikuti dengan strategi transisi.

Sarmuji menerangkan, tenaga kerja Indonesia harus berubah dengan model-model teknologi yang baru, terutama dengan akal imitasi (artificial intelligence/AI).


Top Economy edisi Menteri Sarmuji Bicara Rekor Industri. Dok. Metro TV


"Kita harus mentrasisikan jenis keahlian tenaga kerja kita yang ada itu. Kita bisa melakukan upskill, meningkatkan kemampuan, atau kita menambahkan kemampuan yang baru," tambahnya.

Ia menyebut, strategi ketiga yaitu transformasi tenaga kerja. Menurutnya, jangan sampai tenaga kerja Indonesia dibekali oleh kemampuan teknis, tetapi kemampuan-kemampuan yang lain, yang tidak bisa tergantikan oleh teknologi sekalipun.

"Misalkan kemampuan mengambil keputusan, kemampuan untuk melihat lebih detail selain mesin, itu harus kita transformasikan. Yang memang hanya manusia bisa lakukan," paparnya. Sarmuji menyebut, sektor industri Indonesia masih menjadi backbone atau tulang punggung penyerap tenaga kerja. Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah masalah yang perlu diselesaikan.

"Kalau penyerapan lapangan kerja kita, industri kita masih menjadi backbone utama ya, menjadi tulang punggung utama penyerapan lapangan kerja itu sektor industri," ujarnya.

(Muhamad Marup)