Ilustrasi bansos beras.
Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik, Bansos Beras Perlu Diperpanjang
Media Indonesia • 26 July 2023 13:46
Jakarta: Analis utama ekonomi politik dari Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) Reyhan Noor menilai perpanjangan bantuan sosial beras merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan politik menghadapi disrupsi rantai pasok global serta El Nino.
"Komoditas pangan, terutama beras, perlu menjadi perhatian utama karena mencakup kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya dilansir Media Indonesia, Rabu, 26 Juli 2023.
Dia menambahkan, disrupsi rantai pasok tersebut datang dari dua hal, yakni pembatasan ekspor beras dari India dan keluarnya Rusia dari Black Sea Grain Initiative. Sedangkan El Nino menjadi faktor lain yang dapat mempengaruhi stok pangan nasional dalam waktu dekat.
"Oleh sebab itu, jaminan atas terjaganya daya beli atas hal itu menjadi kunci untuk menghadapi stabilitas politik menjelang pemilu dan masa transisi pemerintahan mendatang," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, pemerintah bakal memperpanjang pemberian bantuan sosial berupa beras kepada 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut bakal diberikan sejak Oktober 2023 hingga Desember 2024.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo juga pernah mengatakan, bantuan beras itu dimaksudkan untuk menjaga daya beli masyarakat. Terlebih di akhir tahun ada momen Natal dan tahun baru.
(M Ilham Ramadhan)