Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Dicky Candranegara. Dokumentasi/ Media Indonesia
Pemkot Tasikmalaya Kaji Pelajar Masuk Barak Militer
Media Indonesia • 8 May 2025 18:53
Tasikmalaya: Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana mengkaji dan menerapkan pendidikan karekter berbasis pelatihan semi militer bagi pelajar terindikasi memiliki masalah.
Pendidikan tersebut sebagai langkah dan upaya mendukung gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai pembentukan karakter generasi muda agar lebih disiplin dan bertanggung jawab.
| Baca: DPR Dinilai Perlu Undang Purnawirawan TNI AD terkait Isu Pemakzulan
|
"Kami tengah membuka komunikasi dan yang lebih awal Danlanud Wiriadinata meski format pelaksanaan memang belum ditentukan secara terperinci. Namun, bagi pemerintah daerah sedang mempelajari program dari Gubernur Jabar meski untuk sekarang ini telah menjalankan program 'Nyaah Ka Indung' juga inisiatif dari Dedi Mulyadi," kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Dicky Candranegara, Kamis, 8 Mei 2025.
Ia mengatakan pendidikan semi militer di dalam barak bagi pemerintah daerah belum bisa dijalankan sebelum adanya masukan komprehensif dari semua pihak terkait dan pembinaan tersebut menunggu pandangan dari Forkopimda. Akan tetapi pemerintah Kota Tasikmalaya akan siap mengikuti arahan jika program ini menjadi instruksi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kita harus siap mendukung program semi militer di dalam barak dan kami juga tetap melakukan kajian karena ini menyangkut masa depan pelajar maupun masyarakat. Karena, memang di daerahnya selama ini banyak pelajar terlibat dalam geng motor, dengan menunjukkan perilaku menyimpang bisa dibina dengan pendekatan disiplin dan tanggung jawab,” ujarnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com