Ini Skema Pemberangkatan 9.320 Calon Haji dari Embarkasi YIA

Bandara YIA. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Ini Skema Pemberangkatan 9.320 Calon Haji dari Embarkasi YIA

Ahmad Mustaqim • 15 April 2026 21:21

Yogyakarta: Embarkasi haji Yogyakarta International Airport (YIA) dipastikan telah siap melayani tahapan pemberangkatan calon haji pada 2026. Embarkasi berbasis hotel di sekitar Bandara YIA itu bakal melayani sebanyak 9.320 calon haji yang terbagi dalam 26 kelompok terbang (kloter).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) DIY, Jauhar Mustofa mengatakan sejumlah hotel yang sudah ditentukan menjadi titik transit telah dipersiapkan. Ia mengatakan jajarannya sudah mengadakan simulasi sebelum kick off pemberangkatan haji pada 21 April 2026.   

"Simulasi sudah sampai dua kali kemarin, juga hal-hal teknis yang lain kita menyusun SOP, menyusun peta jalan, alur, flow agar hotel yang kita tunjuk menjadi embarkasi ini betul-betul bisa kami pergunakan untuk layanan embarkasi," kata Jauhar di Yogyakarta pada Rabu, 15 April 2026. 


Ilustrasi Bandara Internasional Yogyakarta - - Foto: dok AP I.

Jauhar menjelaskan ada hotel yang disterilkan khusus untuk calon jemaah haji. Selain itu, ada hotel yang digunakan menjadi kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Ia mengatakan para petugas sudah dilantik Kemenhaj beberapa waktu lalu. 

"Nanti hari Jumat secara hybrid di embarkasi. Setelah itu akan kami adakan rapat koordinasi baik Satgas maupun PPIH untuk mempersiapkan embarkasi betul-betul sudah siap 100 persen menerima jamaah Haji kloter pertama pada tanggal 21 April besok," ucap Jauhar. 

Jauhar menyatakan daya tampungnya hotel yang dijadikan embarkasi telah diatur mencukupi. Mekanismenya diberlakukan sistem rotasi ketat satu kloter per hari. Calon haji bakal diberangkatkan dalam dua gelombang, yakni pertama untuk kloter 1 hingga 12 akan mendarat di Madinah, sedangkan gelombang kedua untuk kloter 13 ke atas, akan mendarat di Jeddah.

"Sehingga bergantian, kloter 1 masuk tanggal 21, terbang malam kemudian kloter 2 baru masuk tanggal 22 terbangkan, seperti itu. Jadi bergantian. Jadi tidak ada 2 kloter dalam satu tempat tidak ada jadi bergantian, begitu diterbangkan kloter yang lain selanjutnya kita panggil masuk," kata dia. 

Kemenhaj DIY mencatat calon haji tertua dari DIY tercatat bernama Mardijiono Kartosentono, 102 tahun 3 bulan, yang lahir 11 Desember 1923. Calon jemaah haji tersebut berstatus warga Karanganom, Desa Jatimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, dengan tergabung kloter tujuh.  Adapun calon jemaah haji termuda bernama Fania Ulaya, 14 tahun 2 bulan yang lahir 12 Januari 2012. Fania berstatus warga asal Krajan, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, dengan tergabung kloter sembilan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)