Yordania Cegat 8 Rudal yang Masuk Wilayah Udaranya

Ilustrasi Anadolu

Yordania Cegat 8 Rudal yang Masuk Wilayah Udaranya

Muhammad Reyhansyah • 31 August 2026 10:03

Amman: Angkatan Darat Yordania menyatakan telah mencegat delapan rudal yang masuk ke wilayah udara negara tersebut pada Senin, 31 Agustus 2026. 

Seluruh rudal disebut berhasil dihancurkan sebelum menimbulkan ancaman terhadap warga maupun properti.

Pernyataan tersebut muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang pangkalan udara Amerika Serikat King Hussein dan Azraq di Yordania menggunakan rudal balistik sebagai respons atas serangan AS terhadap Iran.

"Serangan tersebut melibatkan rudal dan drone yang menargetkan infrastruktur serta area tempat pesawat tempur ditempatkan, dan serangan itu menyebabkan kerusakan berat," kata IRGC, dikutip dari Anadolu.

Sehari sebelumnya, pasukan AS menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, Iran. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa peluncur tersebut diduga sedang dipersiapkan untuk menembakkan roket yang membawa ranjau laut ke Selat Hormuz.

IRGC menyebut sejumlah personel militer dan warga sipil tewas maupun terluka dalam serangan tersebut dan berjanji memberikan respons.

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak perang pecah setelah serangkaian serangan terhadap Iran pada akhir Februari. Meski kedua negara sempat mencapai kesepakatan kerangka pada Juni melalui mediasi Pakistan dan Qatar, perselisihan mengenai navigasi di Selat Hormuz kembali memicu konfrontasi pada Juli.

Amerika Serikat kemudian melancarkan kampanye serangan udara selama dua pekan dan memberlakukan kembali blokade laut terhadap Iran.

(Fajar Nugraha)