Ilustrasi kapal tenggelam. (Medcom.id)
KM Almujib Tenggelam di Perairan Pulau Rakit
Ahmad Rofahan • 2 March 2026 16:16
Indramayu: Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap empat anak buah kapal (ABK) KM Almujib GT 6 yang hilang setelah kapal tersebut tenggelam di perairan Pulau Rakit, Kabupaten Indramayu. Insiden terjadi diduga akibat tertabrak kapal tongkang sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu 28 Februari 2026.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pencarian difokuskan pada penyisiran area sekitar lokasi kejadian, menggunakan peta prediksi sebaran korban (SAR Map).
“Hari ini kami melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, mengacu pada SAR Map yang telah kami susun berdasarkan arus dan kondisi cuaca. Kami berharap seluruh korban dapat segera ditemukan,” ujar Ade di Indramayu, Senin, 2 Maret 2026.
Baca Juga :
Operasi pencarian dipimpin oleh Basarnas melalui Pos SAR Cirebon dengan melibatkan unsur SAR gabungan. Sejumlah armada dikerahkan menuju lokasi kejadian, di antaranya KN SAR Setyaki 202 yang bertolak dari Dermaga Pelabuhan Cirebon, Kapal VIII-2472 Polair Polres Indramayu dari Pelabuhan Karangsong, serta RBB KPLP Indramayu.
Saat kejadian, KM Almujib membawa delapan awak kapal dengan nakhoda atas nama Jupri Priyanto. Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan selamat, yakni Carudin (48) dan Alfianto (20). Keduanya ditemukan dan dievakuasi oleh KM Cahaya Langgeng, kemudian dibawa ke Pelabuhan Karangsong untuk diserahkan kepada pihak keluarga, Minggu, 1 Maret 2026.
Sementara itu, dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, masing-masing atas nama Jupri (35) dan Wandi (39). Adapun empat awak kapal lainnya yang masih dalam pencarian adalah Ari Wibowo (23), Asep Agustina (24), Masud (38), dan Ono (50).
.jpeg)
Tim SAR gabungan melaksanakan apel jelang pencarian korban hilang akibat kecelakaan laut. Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan
Ade menegaskan, seluruh unsur SAR gabungan akan terus berupaya maksimal hingga seluruh korban ditemukan. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada dan berkoordinasi dengan seluruh potensi SAR di lapangan. Semoga proses pencarian berjalan lancar,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung di perairan Pulau Rakit, Indramayu.