Kenali Uang Giral: Contoh, Ciri-ciri, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Ilustrasi. Foto: dok MI/Sumaryanto.

Kenali Uang Giral: Contoh, Ciri-ciri, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Ade Hapsari Lestarini • 8 January 2026 08:16

Jakarta: Uang giral menjadi bagian penting dalam aktivitas keuangan modern sebagai alat pembayaran nontunai yang praktis dan fleksibel. Meski tidak berbentuk fisik seperti uang kartal, uang giral memiliki fungsi yang sama sebagai sarana transaksi dalam bentuk simpanan dan instrumen perbankan.
 

Mengenal uang giral


Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan, uang giral merupakan uang berbentuk saldo digital atau tagihan yang tersimpan di rekening bank dengan penggunaan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran, dilansir dari OCBC.

Uang jenis ini hanya dikeluarkan oleh bank sebagai lembaga yang berhak untuk menerbitkannya. Melansir dari Medcom.id, uang giral diterbitkan oleh bank dengan merilis surat berharga melalui instrumen seperti giro, bilyet, atau saldo kartu kredit, sehingga transaksi hanya bisa dilakukan melalui mekanisme tertentu.
 

Ciri-ciri uang giral


Untuk memahami lebih jelas mengenai definisi dan fungsi uang giral, berikut merupakan ciri-cirinya, dilansir dari OCBC:
  • Diciptakan oleh lembaga keuangan dan perbankan, bukan bank sentral.
  • Bentuk fisiknya berupa surat berharga, barcode scan, atau kode tertentu diterbitkan oleh bank.
  • Masyarakat memiliki kebebasan dalam menerima atau menolak uang giral sebagai alat pembayaran.
  • Penggunaan uang giral dijamin dan dilindungi oleh lembaga perbankan.
  • Hanya bisa dimanfaatkan sebagai alat transaksi tertentu saja. Tidak bisa digunakan sebagai alat pembayaran sehari-hari.
  • Kepemilikannya didasarkan pada identitas tertulis dalam surat berharga.
  • Pencairan dana dalam bentuk uang kartal harus dilakukan oleh pihak yang telah diberi kuasa melalui penerbitan surat berharga.
 

Jenis uang giral


Berikut beberapa contoh uang giral yang kerap ditemukan dalam transaksi sehari-hari, dilansir dari Sahabat Pegadaian:
 

1. Kartu Kredit


Kartu kredit merupakan alat pembayaran nontunai yang diterbitkan oleh bank umum dan digunakan melalui mesin EDC. Setiap transaksi akan tercatat sebagai tagihan yang wajib dibayar pemilik kartu kepada bank sesuai periode yang ditentukan.
 

2. Cek


Cek adalah surat berharga yang berisi perintah dari pemilik rekening kepada bank untuk membayarkan sejumlah dana kepada pihak tertentu sebagai bentuk transaksi nontunai.
 

3. Bilyet


Bilyet merupakan surat berharga yang digunakan untuk memindahkan dana dari satu rekening ke rekening lain, biasanya berbentuk formulir atau nota resmi yang diterbitkan bank.


Ilustrasi. Foto: dok MI/Sumaryanto.

 

4. Giro


Giro adalah simpanan di rekening koran yang dapat digunakan untuk penarikan atau pemindahbukuan dana melalui penerbitan cek atau surat perintah pembayaran lainnya.
 

5. Wesel


Wesel adalah surat perintah pembayaran yang digunakan untuk mengirimkan uang dari penerbit kepada pihak tujuan melalui perantara bank.


Keunggulan dan kelemahan uang giral


Berikut adalah keunggulan dan kelemahan dari uang giral yang perlu diketahui, sebagai berikut dilansir dari Ajaib dan Medcom.id.


Keunggulan uang giral

  • Praktis: Uang giral merupakan pilihan keuangan yang praktis karena nasabah atau pemilik uang giral tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.
  • Lebih aman: Uang giral menjamin keamanan sang pemilik, sebab jika cek atau giro hilang, pemilik dapat mengajukan pemblokiran dan pencairan tetap memerlukan verifikasi identitas.
  • Fleksibel dalam nominal: Pemilik uang giral dapat menyesuaikan nilai transaksi sesuai dengan kebutuhan.
  • Mendukung transaksi besar: Selama saldo mencukupi, pengiriman dan penerimaan dana tidak dibatasi.
  • Biaya relatif ringan: Pada beberapa instrumen seperti cek dapat digunakan tanpa biaya tambahan.
 

Kelemahan uang giral

  • Kurang efektif untuk transaksi kecil terutama pembayaran sehari-hari.
  • Penggunaannya terbatas. Uang giral hanya dapat dimanfaatkan pada jenis transaksi tertentu.
  • Proses pencairan relatif rumit karena harus melalui prosedur perbankan dan verifikasi terlebih dahulu.

Uang giral menawarkan keunggulan dari sisi kepraktisan, keamanan, dan efisiensi dibandingkan uang kartal. Dengan sistem nontunai dan verifikasi perbankan, risiko kehilangan dapat diminimalisir. Sehingga transaksi dengan uang giral banyak dipilih karena lebih fleksibel dan terkontrol. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)