Presiden AS Donald Trump. (EPA-EFE)
Trump Dikabarkan Minta Panglima Militer Susun Rencana Invasi ke Greenland
Willy Haryono • 11 January 2026 11:07
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan telah memerintahkan para panglima operasi khusus AS untuk menyusun rencana invasi ke Greenland. Laporan tersebut disampaikan harian Daily Mail dengan mengutip sejumlah sumber.
Menurut laporan itu, yang juga dikutip Antara, Minggu, 11 Januari 2026, sebagian perwira senior militer AS disebut menentang rencana menginvasi Greenland. Namun, penasihat kebijakan Trump, Stephen Miller, dikabarkan menjadi salah satu pendukung utama gagasan tersebut.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa para pejabat Eropa khawatir Trump berupaya merealisasikan rencana mengakuisisi Greenland sebelum pemilihan paruh waktu Kongres AS yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Desember lalu, Trump mengumumkan penunjukan Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus Amerika Serikat untuk Greenland. Landry kemudian membenarkan bahwa AS berencana menjadikan pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya.
Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menyatakan kemarahannya atas pernyataan Landry dan mengatakan akan memanggil Duta Besar AS di Kopenhagen untuk meminta penjelasan.
Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dan Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen memperingatkan Amerika Serikat agar tidak merebut pulau tersebut. Keduanya menegaskan pentingnya penghormatan terhadap integritas teritorial.
Sementara itu pada Rabu lalu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkapkan niatnya untuk bertemu dengan otoritas Denmark pada pekan depan guna membahas situasi di Greenland. Pernyataan itu disampaikan Rubio saat menjawab pertanyaan wartawan terkait sikap Washington terhadap tawaran dialog dari Denmark dan kemungkinan intervensi militer.
Trump sebelumnya berulang kali menyatakan bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional serta perlindungan terhadap apa yang ia sebut sebagai “dunia yang bebas."
Mantan Perdana Menteri Greenland Múte Egede menegaskan bahwa pulau tersebut tidak dijual dan tidak akan pernah dijual. Namun, Trump menolak untuk berjanji tidak menggunakan kekuatan militer guna mengambil alih kendali atas Greenland.
Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953 dan hingga kini tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark. Sejak 2009, wilayah tersebut memperoleh status otonomi yang memberinya kewenangan luas dalam mengatur pemerintahan dan kebijakan sendiri. Selain kaya akan mineral tanah jarang, Greenland juga diperkirakan memiliki cadangan energi fosil yang besar.
Baca juga: Jajaran Politisi Greenland Tegaskan Tak Mau Jadi Warga Amerika Serikat