Ilustrasi ziarah. Foto: Media Indonesia
Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Jelang Ramadan Sesuai Anjuran Islam
Putri Purnama Sari • 11 February 2026 10:16
Jakarta: Jelang bulan suci Ramadan, biasanya ada banyak tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, salah satunya adalah ziarah kubur ke makam keluarga yang sudah meninggal.
Tradisi ini sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan ziarah kubur sebagai pengingat akhirat, selama dilakukan sesuai tuntunan syariat. Selain sebagai bentuk bakti kepada orang tua dan leluhur, ziarah kubur juga menjadi momen refleksi diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Ziarah kubur merupakan salah satu amalan mulia yang tak hanya dilakukan menjelang Ramadan, tetapi juga saat Hari Raya Idulfitri. Selain itu, berziarah kubur juga dapat meningkatkan kezuhudan seseorang terhadap kehidupan duniawi.
Hikmah-hikmah mengenai ziarah kubur ini dapat ditemukan dalam kitab-kitab hadis seperti Sunan Abi Dawud, At-Tirmidzi, an-Nasa-i dan Ibnu Majah. Dalam sebuah hadis riwayat Hakim, Rasulullah SAW menganjurkan umat melakukan doa ziarah kubur. Berikut sabda hadis riwayat Hakim.

Artinya: "Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)." (HR Hakim).
Berikut ini adalah tata cara dan doa ziarah kubur yang bisa kamu lakukan saat melakukan ziarah kubur.
Tata Cara Ziarah Kubur Jelang Ramadan

Warga melakukan ziarah kubur, foto Antara/Akbar Nugroho Gumay
1. Meluruskan niat
Niatkan ziarah kubur untuk mendoakan ahli kubur dan mengambil pelajaran tentang kematian.
2. Mengucapkan salam kepada ahli kubur
Saat tiba di makam, dianjurkan mengucapkan salam sebagai bentuk penghormatan.
3. Membersihkan area makam secukupnya
Membersihkan makam diperbolehkan selama tidak berlebihan dan tetap menjaga adab.
4. Membaca doa dan ayat Al-Quran
Dianjurkan membaca doa, tahlil, serta ayat-ayat Al-Quran seperti Surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Surah Yasin.
5. Berdoa dengan khusyuk
Panjatkan doa memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi ahli kubur.
6. Menjaga adab dan tidak berlebihan
Hindari perbuatan yang mengandung kesyirikan atau keyakinan yang tidak sesuai syariat.
Doa Ziarah Kubur
.jpg)
Allahummaghfirlahu war hamhu wa 'aafihii wa'fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi' madholahu, waghsilhu bil maa'i watssalji walbaradi, wa naqqihi, minaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wabdilhu daaran khairan min daarihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa adkhilhul jannata wa aidzhu min adzabil qabri wa mìn adzabinnaari wafsah lahu fi qabrihi wa nawwir lahu fihi.
Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.