Kebakaran semak belukar dan limbah kain di kawasan Gunung Paseban, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (istimewa).
Lahan di Gunung Paseban Ludes Terbakar, 6 Armada Diterjunkan
Roni Kurniawan • 28 July 2026 09:15
Bandung: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bandung mengerahkan enam armada dan 17 personel untuk memadamkan kebakaran semak belukar dan limbah kain di kawasan Gunung Paseban, Kampung Badaraksa, RT 03/RW 13, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Senin, 27 Juli 2026.
Berdasarkan laporan data dari Disdamkar Kabupaten Bandung, api melalap semak belukar dan limbah kain dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai satu hektare, yang terjadi sekitar pukul 17.25 WIB. Kobaran api juga dikhawatirkan merembet ke bangunan di sekitar lokasi, sehingga petugas menerapkan strategi pemadaman di beberapa titik.
"Empat unit mobil pancar, satu unit mobil suplai, dan satu unit mobil pompa diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat pengendalian api," tulis keterangan dari Disdamkar Kabupaten Bandung, dikutip pada Selasa, 28 Juli 2026.
Petugas juga menempatkan satu unit mobil pancar dan satu unit mobil suplai di belakang bangunan sekolah dasar untuk mengantisipasi perembetan api ke fasilitas pendidikan. Selain itu, satu unit mobil pancar disiagakan di belakang Gunung Paseban, dekat area pabrik, guna memperkuat upaya pengendalian apabila api meluas.

Kebakaran semak belukar dan limbah kain di kawasan Gunung Paseban, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (istimewa).
Disdamkar Kabupaten Bandung juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penyiraman pada titik-titik api yang masih menyala di kawasan Gunung Paseban. Penanganan turut melibatkan warga sekitar, BPBD, Polsek Kutawaringin, Koramil, serta aparat kewilayahan yang bahu-membahu membantu proses pemadaman.
"Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke permukiman warga maupun bangunan di sekitar lokasi," sambung laporan Disdamkar Kabupaten Bandung.
Saat melakukan pemadaman api, para petugas sempat menghadapi tantangan berupa medan perbukitan dan vegetasi kering yang membuat api cepat menjalar. Namun, api akhirnya berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam.