Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria (kiri). Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
Restrukturisasi WIKA Dikawal Ketat, Danantara Minta Keuangan Dibuka Apa Adanya
Ade Hapsari Lestarini • 21 August 2026 17:25
Jakarta: Danantara mengawal restrukturisasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dengan memastikan laporan keuangan disusun secara presisi sesuai kondisi riil perusahaan.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan proses restrukturisasi WIKA harus dilakukan berdasarkan kondisi keuangan yang sebenarnya agar solusi yang disiapkan dapat dijalankan dan berdampak langsung terhadap perbaikan perusahaan.
“Kita yang realistis saja, nggak mau yang akal-akalan. Yang nggak ada nanti caranya beda lagi,” ujar Dony, dilansir Antara, Jumat, 21 Agustus 2026.
Dalam rangka mengawal restrukturisasi WIKA, Dony menggelar pertemuan dengan jajaran direksi WIKA untuk membahas strategi restrukturisasi perusahaan.
Dalam pertemuan tersebut, Dony menekankan pentingnya menggunakan data dan kondisi yang benar-benar mencerminkan posisi keuangan WIKA.


Proses restrukturisasi
Menurut dia, proses restrukturisasi harus dimulai dari pemetaan kebutuhan riil, termasuk kewajiban yang harus diselesaikan dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban tersebut.
“Kita ingin tahu dulu realnya berapa yang harus diperbaiki. Kita mau tahu sebenarnya yang dibutuhkan, mampunya yang real (kondisi keuangan) yang immediately bisa kita collect,” ujar Dony.
Penataan laporan keuangan yang presisi menjadi salah satu fondasi dalam proses restrukturisasi WIKA. Data yang akurat diperlukan agar langkah pembenahan dapat disusun berdasarkan kondisi sebenarnya dan memberikan gambaran mengenai kebutuhan perusahaan ke depan.
Selain penataan laporan keuangan, restrukturisasi WIKA juga diarahkan pada optimalisasi aset yang dapat didivestasi.
Aset tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi kewajiban utang sekaligus memperbaiki struktur keuangan perusahaan.
Dengan pendekatan tersebut, restrukturisasi WIKA diarahkan tidak hanya pada perbaikan laporan keuangan, tetapi juga penguatan kondisi fundamental perusahaan.
Langkah pembenahan mencakup upaya mengurangi beban kewajiban dan memastikan WIKA memiliki kondisi keuangan yang lebih sehat untuk meningkatkan kinerja dan menjaga keberlanjutan bisnis.