Ilustrasi tawuran. Foto: Medcom.id
Tawuran Pelajar di Limo Depok, Siswa SMP Luka Bacok di Kepala
Lukman Diah Sari • 10 June 2026 16:35
Jakarta: Tawuran antarkelompok pelajar SMP pecah di kawasan Jalan Tiga Putera, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat, dan mengakibatkan seorang siswa mengalami luka bacok di bagian kepala. ?Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh membenarkan peristiwa tawuran tersebut, terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 19.30 WIB.
?"Petugas dari Polsek Cinere dan piket fungsi telah mendatangi dan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP)," kata dia, melansir Antara, Rabu, 10 Juni 2026.
?Korban berinisial FIM, 13, seorang siswa kelas 7 SMP Citra Bangsa Krukut, warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok. Korban mengalami luka sobek di kepala bagian kiri sepanjang 12 sentimeter yang membutuhkan 9 jahitan, luka sobek di pelipis sepanjang 2 sentimeter dengan 3 jahitan, serta luka lecet di pergelangan tangan akibat terjatuh ke aspal.
Chairul menerangkan kronologi kejadian bermula ketika korban FIM dijemput oleh rekannya, D, menggunakan sepeda motor pada Senin malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya kemudian menjemput rekan lainnya, R, lalu menuju area Makam Kopo Limo.

Selanjutnya, di lokasi tersebut keduanya bergabung dengan kelompok aliansi sekolah dari SMP Citra Bangsa dan SMP Utama. Kelompok ini kemudian merencanakan aksi tawuran melawan siswa dari SMP Gelora di kawasan pacuan kuda Limo. Saat menuju lokasi pacuan kuda, FIM bertindak sebagai pengendara motor (joki) yang membonceng D dan R.
"Namun, setibanya di lokasi, kelompok musuh ternyata memiliki kekuatan yang tidak seimbang. Melihat situasi tersebut, D yang sempat turun untuk memantau situasi segera kembali ke motor, dan mereka memutuskan untuk melarikan diri ke arah Jalan Tiga Putera, Meruyung," tutur Chairul.
?Saat melintas di Jalan Tiga Putera, sepeda motor yang dikendarai ketiga remaja tersebut ditendang oleh kelompok lawan hingga terjatuh. R dan D berhasil menyelamatkan diri dengan cara berlari, sementara FIM menjadi sasaran pembacokan oleh kelompok musuh.
Baca Juga :
Chairul menambahkan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah cepat pascakejadian, di antaranya mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi termasuk warga setempat, mencari rekaman kamera pengawas (CCTV), serta mengimbau keluarga korban untuk segera membuat Laporan Polisi (LP) resmi.
?"Terkait pembuatan Laporan Polisi, pihak keluarga korban yang diwakili oleh ayah kandungnya menyampaikan akan melakukan perundingan internal keluarga terlebih dahulu," ujar Kapolsek Cinere.