Omar Artan Wasit Asal Somalia Ditolak Masuk AS, Ini Kata Presiden FIFA

Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu (10/6/2026).

Omar Artan Wasit Asal Somalia Ditolak Masuk AS, Ini Kata Presiden FIFA

Whisnu Mardiansyah • 11 June 2026 08:54

Mexico City: Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyayangkan kejadian yang menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan. Wasit tersebut gagal masuk ke Amerika Serikat meskipun telah tiba di negara itu karena aksesnya ditolak oleh otoritas setempat.

"Sangat disayangkan apa yang terjadi kepada Omar Artan, wasit dari Somalia," ujar Infantino dalam sesi konferensi pers di Mexico City, seperti dilansir Antara, Kamis, 11 Juni 2026.

Infantino pun meminta semua pihak untuk tetap tenang menghadapi masalah ini. Ia meyakinkan bahwa FIFA tidak tinggal diam dan akan terus berupaya mencari jalan keluar terbaik.

"Sekali lagi, kami tidak bisa mengendalikan segalanya. Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kami akan berbicara. Kita lihat hasilnya nanti. Kami tengah mengerjakan semuanya," tutur Infantino.

Selain Omar Artan, sebelumnya sejumlah orang mulai dari fotografer tim hingga suporter juga gagal masuk ke Amerika Serikat karena permohonan visa mereka ditolak.


Baca Juga :


Sebelumnya dilaporkan, Omar Artan yang merupakan wasit terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) tahun 2025 dan calon wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan Piala Dunia, tidak dapat masuk ke AS.

Otoritas imigrasi di Bandar Udara Internasional Miami menilai Artan tidak memenuhi syarat untuk berada dan beraktivitas di negara tersebut.


Wasit asal Somalia Omar Abdulkadir Artan. Foto: Anadolu


Omar Artan sendiri menegaskan bahwa semua dokumennya lengkap, meskipun Somalia termasuk dalam salah satu negara yang masuk daftar larangan perjalanan AS. Setelah penolakan itu, Artan terpaksa harus kembali ke Istanbul, Turki, tempat ia berangkat menuju AS.

Menjelaskan keputusan mereka, seorang juru bicara Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengatakan bahwa Artan telah menjalani "pemeriksaan tambahan" saat tiba pada Sabtu, 6 Juni 2026

(Whisnu M)