Layanan call center 133 Jasa Marga. (Istimewa)
Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan Layanan One Call Center 133
Lukman Diah Sari • 12 June 2026 18:40
Jakarta: PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat transformasi layanan berbasis kebutuhan pengguna jalan melalui One Call Center 133 menjelang peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur sekolah Juni-Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan respons secara real-time sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan transformasi layanan tersebut merupakan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna jalan tol.
“Jasa Marga senantiasa berupaya menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui One Call Center 133, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang jelas, konsisten, dan mudah diakses saat sebelum, selama, maupun setelah perjalanan. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran mobilitas dan menciptakan perjalanan lancar, aman dan nyaman," ujar Rivan dalam keterangan resmi, Jumat, 12 Juni 2026.
.jpeg)
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. (Istimewa)
Layanan One Call Center 133 tidak hanya melayani penanganan kondisi darurat selama perjalanan. Masyarakat juga dapat memperoleh berbagai informasi penting sebelum melakukan perjalanan, mulai dari kondisi lalu lintas terkini, rekayasa lalu lintas situasional, hingga informasi tarif tol.
Untuk mendukung layanan yang cepat dan akurat, sistem One Call Center 133 telah terintegrasi penuh dengan pusat kendali operasional dan pemantauan lalu lintas berbasis teknologi di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC). Integrasi tersebut memungkinkan petugas call center memberikan validasi kondisi lajur dan estimasi penanganan kendala di lapangan secara lebih cepat.
Selain melalui layanan suara, data dan informasi yang diolah JMTC juga dapat diakses pengguna jalan melalui aplikasi Travoy. Kehadiran aplikasi tersebut memudahkan masyarakat memperoleh informasi lalu lintas dan layanan jalan tol secara mandiri melalui perangkat seluler.
Selain lebih mudah diingat, nomor 133 dinilai lebih praktis digunakan dalam kondisi darurat. Secara teknis, posisi angka 1 dan 3 yang berada sejajar pada keypad telepon maupun smartphone dinilai memudahkan pengguna melakukan panggilan dengan cepat serta meminimalkan potensi kesalahan input.
Hingga Mei 2026, One Call Center 133 mencatatkan 99.029 interaksi pelanggan yang berhasil diterima dan ditangani dengan baik. Pada periode puncak arus mudik dan balik Idulfitri 2026, volume interaksi bahkan meningkat hingga 120,51 persen dibandingkan periode normal.

Ilustrasi pemberlakuan sistem satu arah (one way) pada arus lalu lintas saat mudik Lebaran. Foto: dok Jasa Marga.
Tingginya angka interaksi tersebut menjadi indikator bahwa layanan One Call Center 133 semakin dikenal dan dipercaya masyarakat sebagai sumber informasi utama bagi pengguna jalan tol.
Menanggapi peningkatan pemanfaatan layanan tersebut, Rivan menegaskan kesiapan perusahaan menghadapi lonjakan kebutuhan informasi selama periode libur sekolah.
“Lonjakan interaksi yang signifikan saat Idulfitri lalu menunjukkan betapa krusialnya kepastian informasi bagi masyarakat. Memasuki periode libur sekolah pada Juni dan Juli 2026 ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus bersiaga penuh. Melalui integrasi ekosistem digital yang modern, kami siap memastikan setiap pengguna jalan memperoleh pelayanan yang responsif, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” urai Rivan.