Kali Pertama, Turki Ekspor Kapal Perang ke Negara NATO dan Uni Eropa

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu Agency)

Kali Pertama, Turki Ekspor Kapal Perang ke Negara NATO dan Uni Eropa

Willy Haryono • 21 June 2026 17:01

Ankara: Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa Turki untuk pertama kalinya mengekspor kapal perang ke negara anggota NATO dan Uni Eropa setelah penandatanganan kontrak dengan Rumania.

Pernyataan tersebut disampaikan Erdogan dalam upacara serah terima kapal di Istanbul pada Sabtu kemarin.

“Dengan penandatanganan kontrak bersama Rumania, Turkiye telah mengekspor kapal perang ke negara anggota NATO dan Uni Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah,” kata Erdogan, seperti dilansir dari Antara, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Erdogan, kapal patroli bernama Cam Roman dibangun di Galangan Kapal Istanbul berdasarkan kontrak yang ditandatangani dengan pemerintah Rumania.

Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai tonggak penting bagi industri galangan kapal militer Turki yang saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat.

“Industri pembuatan kapal angkatan laut kami sedang menjalani masa paling sibuk dan produktif dalam sejarah 103 tahun Republik Turki,” ujarnya.

Erdogan mengatakan Turki kini termasuk di antara negara-negara yang mampu membangun kapal perang dalam jumlah besar secara bersamaan.

Ekspor Pertahanan Terus Meningkat

Orang nomor satu di Turki itu juga mengungkapkan bahwa industri pertahanan dan penerbangan negaranya mencatat kinerja ekspor yang kuat sepanjang tahun ini.

Menurutnya, nilai ekspor sektor pertahanan dan dirgantara Turki mencapai 996 juta dolar AS atau sekitar Rp17,75 triliun pada bulan lalu.

“Jika ekspor tahunan kami hanya sebesar 248 juta dolar AS sekitar 23 tahun lalu, kini angka tersebut dapat dicapai hanya dalam waktu satu pekan,” kata Erdogan.

Ia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Turki telah membangun lebih dari 140 platform angkatan laut untuk berbagai pelanggan luar negeri.

Pertumbuhan industri pertahanan menjadi salah satu prioritas pemerintah Turki dalam upaya meningkatkan kemampuan teknologi domestik sekaligus memperluas pasar ekspor.

Erdogan menegaskan bahwa Ankara memandang kerja sama dan ekspor teknologi pertahanan kepada negara-negara sahabat sebagai bagian dari kontribusi untuk memperkuat stabilitas kawasan.

“Turki akan terus berkomitmen mendukung perdamaian, stabilitas, dan keamanan melalui kerja sama dengan negara-negara mitra,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki semakin aktif mengekspor berbagai produk pertahanan, mulai dari kendaraan tempur, sistem persenjataan, kapal perang, hingga pesawat nirawak ke berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia.

Baca juga:  Sekjen NATO Bertemu Erdogan, Bahas Keamanan Regional dan Aliansi

(Willy Haryono)