Dua personel TNI melakukan pembasahan pada titik yang sempat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Jumat (14/8/2026). ANTARA/HO-Korem 083/Baladhika Jaya
Api Nihil, Tim Gabungan Fokus Basahi 8 Titik Panas di Bromo
Lukman Diah Sari • 14 August 2026 18:28
Malang: Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo kini fokus melakukan pembasahan di delapan area hotspot seiring tak ditemukannya titik api baru. Komandan Sektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, menyampaikan bahwa delapan hotspot atau titik panas yang disasar pembasahan berada di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan.
"Update situasi yang kami sampaikan, belum ada titik api yang kami temukan. Ada delapan hotspot yang kami waspadai dan dilakukan pendinginan atau pembasahan, yaitu dua di sekitar Seruni Point, Probolinggo, dan enam hotspot masuk wilayah Pasuruan," kata Wahyu, di Gunung Bromo, Jawa Timur, Jumat, 14 Agustus 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
"Pengeboman air (water bombing) untuk hari ini direncanakan berjalan enam sorti. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kondisi cuaca, khususnya kabut," jelas dia.
Tim gabungan juga ditugaskan melakukan pembersihan di area yang sempat terbakar. "Sampai sekarang petugas masih tersebar untuk memantau sekaligus mencari titik api, dan juga dilakukan pantauan langsung dari udara," ucap dia.

Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Rabu (12/8). (Dok: BNPB
Kemudian, tim gabungan dikerahkan untuk memasifkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta wisatawan untuk bersama-sama mencegah karhutla.
"Kegiatan semacam ini juga akan dilakukan beberapa hari ke depan, yaitu patroli mencari potensi titik api, sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," ujar dia.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terkait keamanan dan rekomendasi pembukaan kembali kawasan wisata itu. Adapun luasan lahan yang terdampak karhutla di Gunung Bromo tercatat lebih kurang 1.120,2 hektare hingga hari ke-12 penanganan kebakaran.