Pramono Minta Pencuri Komponen Hidran Ditindak Tegas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: dok. Pemprov DKI.

Pramono Minta Pencuri Komponen Hidran Ditindak Tegas

Mohamad Farhan Zhuhri • 31 July 2026 16:24

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat penegak hukum bersama dinas terkait menindak tegas pelaku pencurian komponen konektor atau kopling sambungan hidran yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta. Dia menegaskan, pencurian fasilitas publik tidak bisa ditoleransi, karena berpotensi menghambat upaya penyelamatan saat terjadi kebakaran. 

"Jadi saya memang mengharapkan betul dan saya meminta aparat penegak hukum dan juga dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal tersebut,” kata Pramono di Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 31 Juli 2026.

Pramono mengakui telah menerima laporan hilangnya komponen hidran di beberapa lokasi, termasuk di taman dan bangunan milik pemerintah. Ia meminta pengawasan terhadap fasilitas hidran diperketat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

"Memang benar ada di beberapa taman dan juga bangunan yang hidrannya diambil. Kebetulan saya sudah melihat itu dan saya sudah meminta kepada Satpol PP dan dinas terkait terutama untuk Damkar, maka yang seperti itu harus tetap dimonitor, dijaga," kata Pramono.

Menurut Pramono, hilangnya komponen hidran sempat menyebabkan air meluap. Namun, kondisi tersebut dapat segera diatasi oleh petugas sehingga tidak menimbulkan dampak lebih besar.

“Kemarin kebetulan memang airnya sempat meluap tapi akhirnya kan segera ditutup,” kata Pramono.


Ilustrasi hidran. Foto: Pexels.

Sebelumnya, puluhan komponen konektor atau kopling sambungan hidran dilaporkan hilang di sejumlah titik di Jakarta Timur. Salah satu kasus terbaru terjadi di kawasan Duren Sawit pada Juli 2026. 

Akibat pencurian tersebut, petugas pemadam kebakaran mengalami kendala saat mengambil pasokan air dari hidran untuk memadamkan api.

(Gabriella Thesa Widiari)