Poster Arsenal sebagai juara Liga Inggris 2025/2026. Foto: Antara/HO-X @preimerleague.
Arsenal bakal Parade Juara Liga Inggris Sehari Setelah Final Liga Champions
Anggi Tondi Martaon • 21 May 2026 08:10
Jakarta: Arsenal mengumumkan jadwal parade perayaan juara Liga Inggris 2025/2026. Parade diputuskan digelar pada Minggu, 31 Mei 2026.
"Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan merayakan gelar juara bersama para suporter dan komunitas dalam sebuah parade spesial di wilayah Islington, mulai pukul 14.00 waktu setempat pada Minggu, 31 Mei," tulis Arsenal, dikutip dari Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Parade juara ini digelar satu hari setelah mereka memainkan laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Laga puncak turnamen paling bergengsi di benua Eropa itu bakal digelar di di Budapest, Hungaria, Sabtu, 30 Mei 2026, pukul 23.00 WIB.
Artinya, jika Arsenal memenangkan final Liga Champions, maka mereka akan melakukan parade di depan penggemarnya sendiri untuk memamerkan keberhasilan double winners atau meraih dua trofi dalam semusim.
Soal rute parade, Arsenal menginformasikan bahwa mereka akan mengumumkannya lebih lanjut, yang nantinya dapat diakses di laman resmi klub.
The Gunners juara Liga Inggris 2025/2026 dengan pertandingan liga yang masih menyisakan satu laga lagi, yaitu melawan Crystal Palace pada Minggu (24/5) pukul 22.00 WIB di Selhurst Park, tempat mereka mengangkat piala.
.jpg)
Liga Inggris. Foto: Istimewa.
Kepastian ini didapatkan setelah pada laga pekan ke-37, Arsenal mengalahkan Burnley 1-0 di Stadion Emirates, Selasa dini hari WIB, dan pada pekan yang sama pesaing terkuat mereka Manchester City gagal meraih kemenangan setelah mendapatkan hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Bournemouth, Rabu dini hari WIB.
Situasi ini membuat poin Arsenal, yaitu 82 poin, sudah tak bisa dikejar oleh City di posisi kedua dengan 78 poin. Arsenal pun dinobatkan menjadi juara Liga Inggris musim ini, gelar ke-14 mereka, hanya kalah dari Manchester United dan Liverpool dalam daftar peraih gelar terbanyak sepanjang masa, sekaligus trofi mayor ke-32 dalam sejarah klub.
Gelar juara ini juga mengakhiri penantian selama 22 tahun setelah kemenangan "invicibles" atau juara tanpa kekalahan pada musim 2003/2004 di bawah asuhan Arsene Wenger.