Kabupaten Tangerang Masuk Proyek Pembangunan Giant Sea Wall

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja. (metrotvnews.com/Hendrik S)

Kabupaten Tangerang Masuk Proyek Pembangunan Giant Sea Wall

Hendrik Simorangkir • 21 May 2026 18:10

Tangerang: Pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul raksasa untuk perlindungan pesisir Pantai Utara Jawa mulai dipersiapkan. Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi salah satu titik utama pembangunan dari proyek tersebut. 

"Giant Sea Wall ini masih dalam proses pembahasan dan koordinasi bersama pemerintah daerah terkait, termasuk Provinsi Banten, Jawa Barat, Kabupaten Tangerang, hingga Kabupaten Bekasi. Di Kabupaten Tangerang sendiri, itu projeknya di sekitar Kecamatan Kosambi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, Kamis, 21 Mei 2026.

Soma menuturkan, di wilayah Kecamatan Kosambi terdapat empat desa dan kelurahan yang masuk dalam area proyek tersebut. Menurut Soma, konsep dari pembangunan Giant Sea Wall untuk perlindungan pesisir yang akan diterapkan sesuai kondisi kawasan dan tingkat kebutuhan penanganan abrasi, salah, satunya perlindungan alami berupa penanaman mangrove di kawasan pesisir untuk mengurangi abrasi dan menjaga ekosistem pantai. 

"Kedua, pembangunan breakwater atau pemecah ombak pada titik-titik tertentu yang membutuhkan perlindungan tambahan dari gelombang laut. Dan ketiga merupakan pembangunan tanggul utama atau Giant Sea Wall dalam bentuk dinding penahan laut berskala besar. Yang bentuk wall-nya itu adanya di Kosambi tadi sudah pasti," jelas Soma.

Soma menjelaskan, proyek tersebut nantinya akan memiliki fungsi sebagai jalur penghubung transportasi. Jalur tersebut direncanakan terkoneksi dengan jaringan jalan dan tol yang sudah ada, mulai dari kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) hingga ke arah Balaraja.

"Bentuknya nanti di atasnya ada jalan, mungkin seperti jalan tol, tapi jalan di atas laut. Secara keseluruhan, panjangnya Giant Sea Wall diperkirakan mencapai sekitar 17 hingga 19 kilometer, membentang dari sisi barat di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang hingga sisi timur di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat," kata Soma. 

Ilustrasi-Kawasan Pantai Mutiara. Foto: Dok. Metro TV.

Soma menambahkan, pihaknya diminta menyiapkan sumber daya manusia untuk tergabung dalam tim kerja bersama Badan Otorita Pantai Utara Jawa untuk mendukung proyek tersebut. Berbagai kajian teknis terkait proyek itu juga telah dilakukan oleh para ahli, termasuk ahli oseanografi dan kelautan. 

"Bahkan, pengukuran kedalaman laut di Teluk Jakarta telah dilakukan sebagai bagian dari studi pembangunan. Kalau enggak salah kedalamannya sekitar 19 meter di titik terdalam Teluk Jakarta," ungkap Soma. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)