Mata uang Pound sterling. (IG Group)
Mengenal Sejarah 5 Mata Uang Tertua di Dunia yang Masih Digunakan Saat Ini
Willy Haryono • 18 October 2026 11:28
Jakarta: Di berbagai belahan dunia, mata uang bukan sekadar alat pembayaran. Sejarahnya juga merekam perjalanan panjang suatu negara, dari masa kerajaan hingga terbentuknya sistem ekonomi modern.
Sejumlah mata uang yang digunakan saat ini memiliki akar sejarah sejak berabad-abad lalu. Ada yang bermula dari koin logam, lalu berkembang mengikuti perubahan zaman dan tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Perjalanan itu berlangsung dengan cara berbeda di setiap negara. Pergantian pemerintahan, perubahan wilayah, dan pembaruan sistem moneter turut membentuk mata uang yang dikenal sekarang.
Meski bentuk dan nilainya berubah, beberapa mata uang tetap bertahan hingga kini. Jejak panjang tersebut membuatnya menarik untuk ditelusuri.
Lantas, mata uang apa saja yang termasuk paling tua dan masih digunakan di dunia? Berikut lima di antaranya mengutip dari Oldest.org.
1. Gourde Haiti
Gourde merupakan mata uang resmi Haiti. Mata uang ini diperkenalkan pada 1813, menggantikan sistem mata uang yang digunakan pada masa kolonial Prancis. Koin-koin awal gourde dibuat dari perak.Nama gourde berasal dari bahasa Prancis dan berkaitan dengan istilah untuk koin perak “delapan real” yang dikenal sebagai piece of eight. Dalam bahasa Kreol Haiti, mata uang ini juga disebut goud.
Gourde mengalami perubahan nilai dan sistem dalam sejarahnya. Saat ini, uang kertas Haiti tersedia dalam sejumlah pecahan, termasuk 10, 25, 50, 100, 250, 500, dan 1.000 gourde.
2. Dolar Amerika Serikat
Dolar Amerika Serikat mulai ditetapkan sebagai mata uang nasional melalui Coinage Act pada 1792. Undang-undang tersebut mengatur sistem koin Amerika Serikat yang baru terbentuk setelah negara itu merdeka.Nama dan desain dolar memiliki kaitan dengan Spanish silver dollar, koin perak yang banyak digunakan dalam perdagangan pada masa itu. Kini, dolar AS digunakan di Amerika Serikat dan menjadi salah satu mata uang utama dalam perdagangan internasional.
Selain Amerika Serikat, dolar AS juga digunakan secara resmi di beberapa negara dan wilayah, seperti Ekuador, El Salvador, Panama, dan Puerto Riko.
3. Dinar Serbia
Nama dinar Serbia tercatat dalam dokumen pada akhir 1214, pada masa pemerintahan Stefan yang Dimahkotai. Namun, Bank Nasional Serbia menyebut Raja Radoslav sebagai penguasa Serbia pertama yang diketahui mencetak koinnya sendiri, pada 1227–1234.Dinar abad pertengahan itu tidak digunakan terus-menerus. Setelah wilayah Serbia jatuh di bawah kekuasaan Ottoman pada abad ke-15, mata uang tersebut menghilang dari peredaran. Koin kembali dicetak di Serbia pada 1868, lebih dari empat abad kemudian.
Dinar menjadi mata uang resmi Serbia modern dan terbagi menjadi 100 para. Sejarah panjang namanya mencerminkan perubahan besar yang dialami Serbia, termasuk masa kerajaan, kekuasaan Ottoman, dan pembentukan negara modern.
4. Rubel Rusia
Rubel telah digunakan di wilayah Rusia sejak abad ke-13. Sepanjang sejarahnya, mata uang ini mengalami berbagai perubahan sistem dan nilai, termasuk saat Rusia menjadi bagian dari Uni Soviet.Setelah Uni Soviet bubar pada 1991, Rusia menggunakan rubel Rusia sebagai mata uangnya. Pada 1998, Rusia melakukan redenominasi dengan menetapkan satu rubel baru setara dengan 1.000 rubel lama.
Rubel kini menjadi mata uang resmi Federasi Rusia. Namanya juga digunakan dalam berbagai bentuk dan pecahan, mengikuti perubahan politik dan ekonomi negara tersebut.
5. Pound sterling Inggris
Pound sterling memiliki akar sejarah di Inggris Anglo-Saxon sekitar 775 M. Pada masa itu, satu pound merujuk pada berat perak yang setara dengan 240 penny. Pound kemudian ditetapkan sebagai mata uang resmi Inggris setelah penyatuan kerajaan pada masa Raja Athelstan sekitar 927 M.Pound telah berubah bentuk selama berabad-abad. Uang kertas pertama Bank of England diterbitkan pada 1694, sementara Inggris beralih ke sistem desimal pada 1971. Kini, satu pound terbagi menjadi 100 pence.
Pound sterling digunakan di Inggris dan menjadi salah satu mata uang yang paling lama bertahan hingga sekarang. Sejarah panjangnya juga menunjukkan bahwa bentuk dan sistem mata uang dapat berubah mengikuti perkembangan negara dan zamannya. (Razaqa Hariz)
Baca juga: 3 Negara dengan Desain Uang Paling Unik di Dunia, Ada yang Berbentuk Vertikal