Aksi mogok nasional pekerja sektor publik Belgia mengganggu layanan kereta. (Anadolu Agency)
Belgia Dilanda Mogok Nasional, Layanan Transportasi dan Sekolah Terganggu
Willy Haryono • 12 October 2026 16:49
Brussels: Beragam layanan publik di Belgia mengalami gangguan masif pada Senin, 12 Oktober 2026, setelah para pekerja terafiliasi serikat ACOD menggelar aksi mogok nasional untuk menentang kebijakan pemerintah, rencana pemangkasan anggaran, dan sejumlah aturan lain yang berdampak terhadap pegawai sektor publik.
Menurut kantor berita Belga, aksi mogok berdampak pada layanan transportasi umum, penyiaran, pendidikan, layanan pos, dan pengangkutan sampah. Tingkat gangguan berbeda-beda di sejumlah wilayah Belgia.
Operator kereta nasional Belgia, SNCB (NMBS), mengatakan tujuh dari 10 kereta Intercity tetap beroperasi dengan jadwal alternatif. Sementara itu, hanya sekitar setengah kereta lokal yang beroperasi.
Sebagian besar kereta pada jam sibuk, yang biasanya menyediakan layanan tambahan pada pagi dan sore hari, dibatalkan.
Di wilayah Flanders, operator transportasi umum De Lijn melaporkan sekitar 40 persen bus dan trem tidak beroperasi. Secara keseluruhan, sekitar 61 persen layanan tetap berjalan di wilayah tersebut.
Di Wallonia, operator transportasi TEC memperingatkan adanya gangguan di seluruh jaringannya. Sementara operator transportasi umum Brussels, STIB, mengatakan gangguan layanan tidak dapat dikesampingkan.
Gangguan juga diperkirakan terjadi di sekolah-sekolah setelah serikat ACOD Education mengajukan pemberitahuan mogok, terutama yang berdampak pada institusi dalam jaringan pendidikan GO! di Flanders.
Lembaga penyiaran publik VRT dan RTBF juga mengalami gangguan signifikan menyusul seruan aksi mogok. Layanan pengiriman surat dan pengangkutan sampah rumah tangga juga berpotensi terdampak.
Operator pos Bpost memperkirakan gangguan yang terjadi akan serupa dengan aksi mogok pada Jumat sebelumnya. Brussels-Cleanliness memperingatkan bahwa diperlukan waktu beberapa hari bagi layanan pengangkutan sampah untuk kembali normal.
Aksi mogok tersebut digelar ACOD, serikat pekerja sektor publik berhaluan sosialis, sebagai bagian dari penolakan yang lebih luas terhadap usulan anggaran pemerintah dan rencana pemangkasan belanja.
Baca juga: Pilot Maskapai Lufthansa di Jerman Mogok Kerja, 800 Penerbangan Dibatalkan