Ilustrasi anak penyandang disabilitas. Foto: dok. Antara.
Menteri PPPA Nilai Anak Disabilitas Berhak Tumbuh Setara
Gabriella Thesa Widiari • 10 October 2026 18:04
Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi menegaskan bahwa anak penyandang disabilitas tidak meminta perlakuan istimewa. Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi di tengah masyarakat.
"Dalam Peringatan Hari Anak, kami memfasilitasi apa sesungguhnya keinginan dari anak-anak penyandang disabilitas. Mereka tidak meminta perlakuan istimewa, mereka hanya ingin didengar, diterima, dihargai, dan dilindungi, serta diberikan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang," kata Arifah dilansir dari Antara, Sabtu, 10 Oktober 2026.
"Dan amanat undang-undang ini menunjukkan bahwa kolaborasi, sinergi, dan kerja sama ini menjadi fondasi bagaimana kita berhasil melaksanakan apa yang tertera dalam undang-undang," ujar Arifah.
Arifah menyebut cara terbaik dalam memperlakukan anak-anak berkebutuhan khusus adalah membuka akses layanan yang setara, mulai dari kesehatan, gizi, pendampingan, hingga alat bantu. Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor.
"Tidak ada satu pun kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang bisa sukses dan jalan sendiri. Semua harus kolaborasi, sinergi, dan bekerja sama," kata Arifah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi. Foto: dok. Antara.
Arifah juga menyampaikan rasa hormat dan dukungannya kepada para orang tua yang membesarkan anak-anak berkebutuhan khusus. Pihaknya memastikan bahwa pemerintah dan masyarakat akan selalu berjalan berdampingan membantu mereka.
"Tidak mudah untuk menjadi orang tua dengan anak yang memiliki kelebihan khusus. Tapi ini tetap harus disyukuri dan ayah bunda tidak sendiri, kita akan melakukan ini bersama-sama," ucap Arifah.