Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Sarach Yooyen (kiri) dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal
Pelatih Thailand Puji Atmosfer GBK dan Perkembangan Timnas Indonesia
Muhammad Adyatma Damardjati • 6 October 2026 05:18
Jakarta: Pelatih Thailand, Anthony Hudson, memuji tinggi atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) serta pesatnya perkembangan Tim Nasional Indonesia usai laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut Anthony, skuad Garuda saat ini berada di jalur yang sangat tepat menuju level tertinggi.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia. Jelas tim yang bergerak ke arah yang tepat, punya skuad pemain yang sangat kuat. Selamat," ujar Hudson dalam konferensi pers usai laga di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Baca Juga :
Pujian tersebut disampaikan Hudson secara terbuka usai Indonesia memastikan gelar juara melalui kemenangan adu penalti 4-2 atas Thailand. Hudson juga secara khusus memberikan apresiasi kepada juru taktik Indonesia, John Herdman, atas keberhasilannya membangun tim yang tangguh.
Ia menyoroti komposisi pemain Indonesia yang kini semakin solid dengan perpaduan talenta lokal dan pemain berpaspor ganda yang berkarier di Eropa.
"Siapa pun yang memahami permainan akan melihat bahwa mereka adalah tim nasional yang berkembang sangat cepat, dengan banyak pemain dual national dan banyak pemain di Eropa. Saya ingin mendoakan yang terbaik untuk mereka," kata Anthony.
.jpg)
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri depan) didampingi Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri depan) menyerahkan piala kepada pesepak bola Timnas Indonesia usai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Lmo/rwa.
Selain materi pemain, Hudson dibuat takjub oleh riuhnya dukungan puluhan ribu suporter tuan rumah di SUGBK. Momen final tersebut memberinya kesan mendalam tentang gairah sepak bola di Tanah Air.
"Bermain di final, final pertama turnamen ini, di stadion mereka, Anda bisa melihat dan merasakan bahwa ini adalah negara sepak bola yang serius dengan penggemar yang luar biasa fanatik. Selamat untuk presiden, tim, dan para penggemar," kata Anthony.
Sikap sportif juga ditunjukkan oleh penjaga gawang Thailand, Saranon Anuin. Meski menyimpan rasa kecewa karena gagal membawa pulang trofi, Saranon tetap berbesar hati memberikan selamat kepada Indonesia.
"Secara pribadi, cukup menyesal karena kami hanya selangkah lagi untuk menjadi juara dan meraih trofi. Tapi kami harus memberikan apresiasi besar kepada rekan setim dan ucapan selamat kepada Indonesia malam ini," kata Saranon.