Fermin Aldeguer Bidik Podium Lagi di MotoGP Mandalika 2026

Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Fermin Aldeguer Foto: Dok. Antara / Aditya Pradana Putra)

Fermin Aldeguer Bidik Podium Lagi di MotoGP Mandalika 2026

Angel Rinella • 7 October 2026 15:15

Jakarta: Pembalap Gresini Racing Fermin Aldeguer membidik penampilan kompetitif pada MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok. Pembalap asal Spanyol itu ingin kembali ke performa positif setelah belum mampu tampil maksimal dalam beberapa seri terakhir.

Aldeguer mengakui kondisi timnya saat ini belum sama seperti musim lalu. Meski demikian, pembalap bernomor 54 itu tetap berharap dapat bersaing untuk memperebutkan podium.

“Target saya tampil kompetitif. Sejujurnya, kami tidak dalam kondisi yang sama seperti musim lalu, tapi saya berharap bisa bersaing untuk podium,” kata Fermin Aldeguer di Jakarta, dikutip Antara, Rabu, 7 Oktober 2026.

Target tersebut tidak terlepas dari catatan Aldeguer di Sirkuit Mandalika. Ia datang sebagai juara MotoGP Indonesia 2025 setelah tampil impresif sepanjang balapan, tetapi kali ini harus menghadapi persaingan yang diprediksi lebih ketat.

Baca Juga :

900 Personil Gabungan Kawal Parade Pembalap MotoGP 2026 di Mataram

Pembalap Gresini Racing Alex Marquez (kiri) dan Fermin Aldeguer (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/10/2026). ANTARA/FAJAR SATRIYO

Aldeguer Bidik Performa Kompetitif

Aldeguer memprediksi persaingan MotoGP Indonesia tahun ini akan berlangsung ketat. Sejumlah pembalap dinilai memiliki kekuatan untuk bersaing setelah menunjukkan performa kompetitif dalam beberapa seri terakhir.

Salah satu yang menjadi perhatian Aldeguer ialah pembalap Aprilia Racing. Meski mewaspadai kekuatan para pesaingnya, ia tetap percaya dengan kemampuan tim dan bertekad memberikan hasil terbaik di Sirkuit Mandalika.

“Sejujurnya ada beberapa pembalap, termasuk pembalap Aprilia Racing, akan sangat kuat. Tapi kami harus percaya pada kemampuan kami dan memberikan yang terbaik,” ungkap Rookie of the Year MotoGP 2025 tersebut.

Keyakinan itu menjadi modal Aldeguer untuk menghadapi tantangan di Mandalika. Terlebih, sejak Sirkuit Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022, belum ada pembalap yang mampu mempertahankan gelar juara MotoGP Indonesia.

Catatan tersebut membuat upaya Aldeguer untuk kembali meraih hasil terbaik di Mandalika semakin menarik. Sebelum dirinya menjadi juara pada 2025, Miguel Oliveira lebih dulu memenangi balapan pada 2022, disusul Francesco “Pecco” Bagnaia pada 2023 dan Jorge Martin pada 2024.

Kemenangan Perdana Fermin

Aldeguer kemudian mengukir catatan penting pada MotoGP Indonesia 2025 dengan meraih kemenangan perdananya di kelas utama. Pembalap Gresini Racing itu mencatat waktu 41 menit 7,651 detik dalam balapan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Aldeguer baru menjalani musim debutnya di MotoGP. Hasil itu sekaligus mengantarkannya menjadi pembalap termuda kedua yang memenangi seri Grand Prix kelas utama.

Aldeguer meraih kemenangan tersebut saat berusia 20 tahun 183 hari. Ia hanya kalah dari Marc Marquez yang masih memegang rekor sebagai pembalap termuda pemenang seri Grand Prix.

Marquez meraih kemenangan di MotoGP Amerika Serikat pada 2013 ketika berusia 20 tahun 63 hari. Pembalap yang telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia MotoGP itu mempertahankan rekor tersebut selama 12 tahun.

Kemenangan Aldeguer juga membuat sejumlah nama besar dalam sejarah MotoGP tergeser dalam daftar pembalap termuda yang mampu memenangi seri Grand Prix. Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo hingga Freddie Spencer berada di belakang Aldeguer dalam catatan tersebut.

Pada balapan itu, Aldeguer berdiri di podium bersama Pedro Acosta dan Alex Marquez. Pembalap Red Bull KTM tersebut finis di posisi kedua, sedangkan rekan setim Aldeguer di Gresini Racing mengamankan posisi ketiga.

Kini, Aldeguer kembali ke Mandalika dengan status sebagai juara bertahan. Ia berpeluang menambah catatan kemenangan, sekaligus mencoba menjadi pembalap pertama yang mampu mempertahankan gelar MotoGP Indonesia sejak Sirkuit Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022.

(Arga Sumantri)