Upacara 17 Agustus di alun-alun Indramayu. MI
Musim Hujan di Indramayu Diprediksi Mulai November
Nurul Hidayah • 27 October 2026 19:17
Indramayu: Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, M. Syifaul Fuad, menjelaskan awal musim hujan di Indramayu akan berlangsung secara bertahap di sejumlah kecamatan. Adapun puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Februari 2027.
“Sedangkan puncak musim hujannya diperkirakan terjadi pada Februari 2027,” tutur Fuad, Selasa, 27 Oktober 2026.
Wilayah yang diperkirakan lebih dahulu memasuki musim hujan ialah Kecamatan Terisi dan sebagian wilayah selatan Kecamatan Gantar. Kedua wilayah tersebut diprediksi mengalami awal musim hujan pada dasarian kedua November 2026, yakni periode sepuluh hari kedua dalam bulan tersebut.
Sementara itu, sejumlah kecamatan lainnya diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada dasarian pertama Desember 2026. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Sukra, Anjatan, Haurgeulis, Kroya, Bongas, Patrol, Kandanghaur, dan Gabuswetan.
Perkiraan waktu yang sama juga berlaku untuk Kecamatan Losarang, Cikedung, Cantigi, Arahan, Lohbener, Lelea, Pasekan, Sindang, Indramayu, Balongan, Jatibarang, Widasari, Tukdana, Sukagumiwang, Sliyeg, dan Bangodua.
Adapun wilayah yang diprediksi paling akhir memasuki musim hujan adalah Kecamatan Juntinyuat, Kertasemaya, Kedokanbunder, Karangampel, dan Krangkeng. Wilayah tersebut diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada dasarian kedua Desember 2026.
“Sedangkan Kecamatan Juntinyuat, Kertasemaya, Kedokanbunder, Karangampel, dan Krangkeng diprediksi memasuki awal musim hujan paling terakhir, yakni pada dasarian kedua Desember 2026,” tutur Fuad.
Fuad menambahkan, secara umum sifat musim hujan di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu diprakirakan berada dalam kategori normal.

Pantauan BMKG. (DOK: BMKG)
Masa Peralihan dari Kemarau ke Hujan
Secara teknis, suatu wilayah dinyatakan memasuki musim hujan apabila curah hujan mencapai sedikitnya 50 milimeter dalam satu dasarian dan kondisi tersebut berlanjut selama minimal dua dasarian berikutnya secara berturut-turut.
Meski awal musim hujan diprediksi mulai terjadi pada November, kondisi cuaca di Indramayu saat ini masih relatif panas. Wilayah tersebut masih berada dalam masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
“Saat ini merupakan masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, meski secara umum cuaca di wilayah Indramayu relatif panas, dan belum menunjukkan tanda-tanda turun hujan,” tutur Fuad.
Menghadapi perubahan musim tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan langkah antisipasi sejak dini. Upaya ini diperlukan untuk menghadapi potensi dampak cuaca selama masa peralihan maupun ketika musim hujan mulai berlangsung.
“Serta menyiapkan langkah antisipasi dini dalam menghadapi masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan seperti sekarang,” tutur Fuad.
Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air, dan mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seiring datangnya musim hujan di Kabupaten Indramayu.