Akhiri September, IHSG Ditutup Turun ke 6.071

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Akhiri September, IHSG Ditutup Turun ke 6.071

Eko Nordiansyah • 30 September 2026 16:13

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini bertengger di zona merah. IHSG bergerak menguat di awal perdagangan pagi ini, namun kemudian melemah menjelang penutupan sore hari, Rabu, 30 September 2026.

Berdasarkan data RTI, IHSG sore turun 50,562 poin atau setara 0,83 persen ke posisi 6.071,138. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 6.118. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 6.071 dan tertinggi di posisi 6.187.

Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 29,780 miliar senilai Rp13,307 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.718,336 triliun dengan frekuensi sebanyak 1.794.851 kali.

Sore ini, tercatat sebanyak 308 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 360 saham melemah, dan 125 saham lainnya stagnan.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

IHSG sempat diprediksi rebound

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi rebound ke level 6.160-6.200.

"Tapi masih hati-hati karena jika gagal break 6.200, potensi koreksi lagi ke depan. Diperkirakan support IHSG 6.040-6.100 dan resist IHSG 6.160-6.200," ungkap Fanny dalam riset hariannya.

Adapun, Wall Street ditutup turun tipis pada perdagangan Selasa (29/9), di tengah kenaikan yield obligasi pemerintah AS yang bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa dekade. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,26 persen; S&P 500 melemah 0,17 persen; dan Nasdaq Composite turun 0,08 persen.

Di sisi lain, Bursa Saham Asia beragam dengan sebagian besar melemah pada Selasa (29/9). Indeks Jepang, Nikkei 225 turun 0,6 persen; dan Topix yang lebih luas merosot 1,72 persen. Diikuti, Hang Seng Hong Kong melemah 0,48 persen; Taiex Taiwan turun 0,82 persen; dan KOSPI Korea Selatan berkurang 0,27 persen. Sementara, ASX 200 Australia naik 0,34 persen.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin (29/9) ditutup terkoreksi 0,43 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp537 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, TLKM, BBCA, PTBA, dan ADRO.

(Eko Nordiansyah)