Bacaan Ayat Kursi Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Keutamaannya

Ayat Kursi, dok: MTVN

Bacaan Ayat Kursi Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Keutamaannya

Putri Purnama Sari • 30 October 2026 05:39

Jakarta: Ayat Kursi merupakan ayat dalam Al-Qur'an yang terdapat pada Surah Al-Baqarah ayat 255. Umat Islam dianjurkan membaca dan memahami makna ayat ini dalam kehidupan sehari-hari karena mengandung penjelasan tentang keesaan, keagungan, dan kekuasaan Allah Swt.

Keistimewaan Ayat Kursi sebagai ayat paling agung dalam Al-Qur'an ditegaskan dalam hadis riwayat Imam Ahmad. Dalam hadis tersebut, Ubay bin Ka'ab ditanya oleh Rasulullah SAW mengenai ayat yang paling agung dalam Kitabullah. Ubay kemudian menjawab Ayat Kursi, dan Rasulullah saw. membenarkan jawabannya.

Bacaan Ayat Kursi Arab, Latin, dan Artinya


Allahu la ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, la ta'khudzuhu sinatuw wa la na'um, lahu ma fis-samawati wa ma fil-ardl, man dzalladzi yasyfa‘u ‘indahu illa bi'idznih, ya‘lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhithuna bisyai'im min ‘ilmihi illa bima sya', wasi‘a kursiyyuhus-samawati wal-ardl, wa la ya'uduhu hifdhuhuma, wa huwal-‘aliyyul-‘adhim.

Artinya: Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda kantuk dan tidak pula tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung.

Makna dan Keutamaan Ayat Kursi

Ayat Kursi mengandung makna mendalam tentang keesaan dan keagungan Allah Swt. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah merupakan satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, Mahahidup, serta senantiasa mengurus seluruh makhluk-Nya.

Ayat ini juga menegaskan bahwa Allah tidak pernah mengantuk ataupun tidur. Pengetahuan dan kekuasaan-Nya meliputi seluruh langit dan bumi, sementara tidak ada seorang pun yang dapat memberikan syafaat tanpa izin-Nya.

Salah satu keutamaan Ayat Kursi adalah anjuran membacanya setelah melaksanakan salat fardu. Dalam hadis riwayat An-Nasa'i dari Abu Umamah, disebutkan bahwa orang yang membaca Ayat Kursi setiap selesai salat wajib tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.

Selain itu, Ayat Kursi juga dikenal sebagai bacaan zikir yang dianjurkan sebelum tidur. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, terdapat kisah Abu Hurairah yang mendapat penjelasan mengenai keutamaan membaca Ayat Kursi sebelum tidur, yakni mendapat penjagaan dari Allah dan tidak didekati setan hingga pagi.

Mengapa Disebut Ayat Kursi?

Ayat ini disebut Ayat Kursi karena memuat kata kursi dalam bagian yang berbunyi “wasi'a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl”, yang berarti bahwa Kursi-Nya meliputi langit dan bumi.

Dalam penjelasan Tafsir Wajiz, Kursi Allah dimaknai sebagai gambaran keluasan kekuasaan dan ilmu-Nya yang meliputi langit dan bumi. Ayat ini sekaligus menegaskan kebesaran Allah Swt. sebagai pencipta dan pemelihara seluruh alam semesta.

Dengan memahami maknanya, umat Islam diharapkan tidak hanya membaca Ayat Kursi sebagai bagian dari ibadah sehari-hari, tetapi juga semakin menghayati keesaan, kebesaran, dan kekuasaan Allah Swt.

(Adam Nur Fadhilah)

(Putri Purnama Sari)