Kembali ke Timnas Indonesia, Elkan Baggott Siap Jawab Tantangan di Lini Belakang

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott (kanan). Dok. MI

Kembali ke Timnas Indonesia, Elkan Baggott Siap Jawab Tantangan di Lini Belakang

Khoerun Nadif Rahmat • 26 March 2026 15:46

Jakarta: Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott menegaskan kesiapannya menghadapi persaingan ketat di lini belakang jelang laga FIFA Series 2026 melawan St. Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat, 27 Maret 2026, dengan membawa pengalaman serta mentalitas dari sepak bola Eropa.

Baggott menilai terdapat perubahan signifikan dalam tim daripada beberapa tahun terakhir, terutama dari sisi kualitas pemain dan atmosfer internal skuad. Mengingat, Baggott sempat absen selama dua tahun membela Timnas Indonesia.

"Perbedaan terbesar dibanding dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain," ujar Baggott kepada pewarta, Kamis, 26 Maret 2026.

Dia menyoroti meningkatnya jumlah pemain Indonesia yang merumput di kompetisi Eropa. Dia menilai komposisi pemain ini dapat membawa dampak positif terhadap standar permainan tim secara keseluruhan.

"Sekarang lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top. Mereka membawa standar yang lebih tinggi," ujar dia.

Selain kualitas individu, Baggott menekankan pentingnya kebersamaan dalam tim yang menurutnya kini semakin solid.

"Selain itu, kebersamaan dan semangat tim juga jauh lebih kuat sekarang. Itu sebagian besar datang dari energi Coach John dan perubahan mentalitas kami," kata dia.

Kembalinya Baggott ke timnas juga menjadi sorotan setelah terakhir kali memperkuat Indonesia pada 2024. Dia mengaku antusias bisa kembali mengenakan seragam Merah Putih.

"Terakhir kali saya bermain untuk Indonesia adalah di Qatar 2024. Sejak itu ada beberapa alasan saya tidak dipanggil, tapi bukan saatnya dibahas sekarang. Saya sangat senang kembali. Ini negara saya, dan saya ingin memberikan yang terbaik untuk membuat semua orang bangga," ujar dia.


Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman (tengah). Dok. MI

Baca Juga: 

Timnas Indonesia Hadapi St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Cek Jadwal Lengkapnya!

Di tengah ketatnya persaingan di lini belakang, Baggott melihat situasi tersebut sebagai hal positif bagi perkembangan tim.

"Sekarang sekitar setengah tim adalah pemain baru, jadi ada proses adaptasi. Namun semua pemain sangat ramah, sehingga memudahkan saya beradaptasi. Persaingan juga lebih ketat sekarang, yang justru bagus untuk meningkatkan kualitas tim," jelas dia.

Berbekal pengalaman bermain di Inggris, Baggott mengaku membawa sejumlah aspek penting untuk membantu tim, terutama dalam hal kepemimpinan dan kekuatan fisik.

"Dari pengalaman saya di Inggris, saya belajar soal kepemimpinan. Saya cukup vokal dalam mengatur lini belakang," ujar dia.

"Saya juga membawa fisik yang kuat. Selain itu, kemampuan bermain dengan bola akan saya gunakan untuk membantu tim bermain sesuai gaya yang diinginkan pelatih," lanjut dia.

Dia menegaskan tekadnya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi timnas Indonesia dalam laga melawan St. Kitts and Nevis.

"Saya ingin memberikan performa terbaik untuk tim dan negara," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)