Paus Leo XIV. (Anadolu Agency)
Paus Leo XIV Serukan Monaco Gunakan Kekayaan untuk Perdamaian Dunia
Willy Haryono • 29 March 2026 13:09
Monaco: Paus Leo XIV menyerukan warga Monaco untuk menggunakan kekayaan dan pengaruh mereka demi kebaikan, serta menolak “penyembahan terhadap kekuasaan dan uang” yang dinilai memicu konflik global.
Pesan tersebut disampaikan dalam kunjungan satu hari ke negara kecil di pesisir Mediterania itu pada Sabtu kemarin. Paus Leo menjadi paus pertama yang mengunjungi Monaco sejak 1538, ketika Paus Paul III berkunjung ke wilayah tersebut.
Dikutip dari PBS News, Minggu, 29 Maret 2026, kedatangan Paus disambut langsung oleh Pangeran Albert II dan Putri Charlene di heliport Monaco.
Upacara penyambutan berlangsung meriah dengan tembakan meriam kehormatan serta bunyi klakson kapal dari marina yang dikenal sebagai tempat berlabuh kapal-kapal mewah.
Di istana, keluarga kerajaan menyambut Paus dalam suasana resmi, dengan Putri Charlene mengenakan pakaian putih — sebuah protokol khusus Vatikan yang dikenal sebagai le privilège du blanc.
Kritik terhadap Kekuasaan dan Uang
Dalam pidatonya dari balkon istana, Paus Leo menekankan pentingnya Monaco memanfaatkan posisinya untuk memberi dampak positif bagi dunia.Ia mengingatkan bahwa saat ini dunia menghadapi situasi di mana pamer kekuasaan dan logika penindasan justru merusak perdamaian.
Dalam misa di katedral, Paus juga menegaskan ajaran Gereja Katolik tentang pentingnya melindungi kehidupan manusia sejak konsepsi hingga kematian alami, yang merujuk pada penolakan terhadap aborsi dan eutanasia.
Monaco sendiri merupakan salah satu negara di Eropa yang masih menjadikan Katolik sebagai agama resmi negara.
Pangeran Albert sebelumnya menolak legalisasi aborsi, dengan alasan peran penting nilai-nilai Katolik dalam masyarakat Monaco.
Baca juga: Paus Leo XIV Serukan Penghentian Aksi Kekerasan di Timur Tengah