FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman bakal Lakukan Penyesuaian Taktik saat Hadapi Malaysia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. Foto: Instagram @garuda.futboll.

FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman bakal Lakukan Penyesuaian Taktik saat Hadapi Malaysia

Muhammad Adyatma Damardjati • 26 September 2026 10:14

Jakarta: Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku bakal melakukan penyesuaian taktik saat menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Sebab, Malaysia dinilai memiliki ancaman lebih besar.

"Kita harus menyesuaikan taktik melawan tim seperti Malaysia yang memiliki ancaman lebih besar," kata Herdman dalam konferensi pers usai pertandingan melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 26 September 2026.

Herdman menyebut penyesuaian taktik sudah dilakukan sejak menghadapi Singapura. Hal itu dikarenakan faktor cuaca dan jet lag secara instan.

Herdman menjelaskan, Indonesia tampil menggebrak sejak menit awal berkat penempatan posisi pemain yang tepat. Menurutnya, Ole Romeny tampil sangat baik dalam peran baru yang dijalankannya malam itu.
 


"Hal pertama adalah mereka sudah siap dan bersemangat. Seperti yang dikatakan Ole, saya hanya perlu memberikan kejelasan dan menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Anda lihat Ole bermain di peran yang sedikit berbeda dari sebelumnya, tapi saya pikir dia tampil luar biasa," ujar Herdman.

Namun, Herdman mengakui intensitas tinggi itu tidak bisa dipertahankan sepanjang pertandingan. Pemain yang terbang dari Eropa, katanya, harus melakukan aklimatisasi cuaca dan mengatasi jet lag tanpa waktu persiapan seminggu penuh.

Timnas Indonesia. Foto: Instagram @pssi.

"Tapi Anda tidak bisa mempertahankan itu. Itulah yang kami pelajari di sini. Pemain kami yang datang dari Eropa beraklimatisasi secara instan. Kami tidak mendapat waktu seminggu untuk menyesuaikan diri dengan suhu, tidur, dan jet lag," sebut Herdman.

Herdman menyebut penurunan fisik terlihat jelas di pertengahan laga. Menurutnya, ada momen ketika pemain dipaksa melewati batas kebugaran mereka.

"Kami mendorong mereka, dan ada momen di pertandingan ketika terjadi penurunan. Kami harus mencoba memperpanjang fase itu melalui aklimatisasi alami para pemain, tapi kemudian kami harus menyesuaikan diri secara taktis," ujar Herdman

(Anggi Tondi)