Hakim Federal AS Perintahkan Trump Pulihkan Akses 3 Media ke Gedung Putih

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Anadolu

Hakim Federal AS Perintahkan Trump Pulihkan Akses 3 Media ke Gedung Putih

Muhammad Reyhansyah • 24 September 2026 18:54

Washington: Seorang hakim federal Amerika Serikat (AS) memerintahkan Presiden Donald Trump memulihkan akses ke Gedung Putih bagi jurnalis CNN, MS NOW, dan Politico pada Kamis, 24 September 2026. 

Larangan terhadap ketiga media tersebut dinilai kemungkinan inkonstitusional.

Hakim Distrik AS Tim Kelly mengeluarkan perintah tersebut dalam gugatan yang diajukan ketiga organisasi media untuk menentang larangan akses yang diumumkan Trump pada 18 September.

Trump sebelumnya mengatakan di media sosial bahwa ketiga media tersebut “seharusnya tidak boleh terus-menerus menulis atau melaporkan FIKSI dan KEBOHONGAN”. Pengacara Departemen Kehakiman AS berupaya membenarkan larangan tersebut dengan alasan keamanan nasional.

Jurnalis dari CNN, MS NOW, dan Politico sebelumnya dilarang memasuki area Gedung Putih pada Sabtu. Kartu akses mereka juga disita.

Dalam kasus sebelumnya yang melibatkan CNN pada masa jabatan pertama Trump, Kelly, yang ditunjuk Trump, pernah memerintahkan Gedung Putih untuk sementara memulihkan akses seorang reporter CNN setelah kartu aksesnya dicabut.

Dalam perkembangan lain, lima jaringan penyiaran utama AS pada Senin mengambil langkah langka dengan menghentikan peliputan bersama Gedung Putih sebagai bentuk solidaritas terhadap CNN.

ABC, CBS, CNN, Fox, dan NBC mengatakan publik memiliki kepentingan besar untuk memperoleh informasi yang akurat dan independen mengenai pemerintah.

“Tidak ada pemerintahan yang seharusnya membatasi organisasi berita hanya karena tidak menyukai pemberitaannya,” kata kelima jaringan tersebut dalam pernyataan bersama, dikutip dari France24, Kamis, 24 September 2026.

Asosiasi Koresponden Gedung Putih bersama hampir 50 organisasi media juga mengajukan dokumen kepada pengadilan yang mendesak pencabutan larangan terhadap CNN, MS NOW, dan Politico.

Pada Selasa, Trump bahkan mempertanyakan kehadiran CNN dalam peliputan di luar Gedung Putih. Saat seorang reporter CNN meliput Trump dalam rangkaian Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Trump mengatakan, “Saya terkejut CNN ada di sini meliput saya. Anda seharusnya tidak berada di sini.”

Sementara itu, Gedung Putih meluncurkan saluran streaming bernama “Trump TV” pada Senin malam. Gedung Putih mengatakan saluran tersebut akan menayangkan berbagai video, pernyataan utama, dan cuplikan kegiatan Trump secara langsung sepanjang waktu.

Trump telah lama mengkritik media AS yang memberitakan kampanye dan pemerintahannya secara kritis. Dia berulang kali menyebut media sebagai “musuh rakyat”.

(Fajar Nugraha)