Ilustrasi pemasaran. Foto: Freepik.com.
Perkuat Ekosistem Perdagangan Berjangka, Edukasi Investor jadi Kunci
Fachri Audhia Hafiez • 16 August 2026 15:36
Jakarta: Pertumbuhan aktivitas perdagangan berjangka komoditi nasional yang terus menunjukkan tren positif menuntut penguatan ekosistem yang transparan, aman, dan berkelanjutan. Hal ini dimaksudkan agar akselerasi volume transaksi dapat bertahan lama.
“Pertumbuhan aktivitas perdagangan tidak dapat dipisahkan dari pentingnya membangun ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Bagi perusahaan, pencapaian volume perdagangan bukan semata-mata mengenai angka, melainkan bagian dari perjalanan untuk menciptakan pengalaman bertransaksi yang semakin baik,” ujar Komisaris Utama Didimax, Yadi Supriyadi, dalam keterangannya, dikutip Minggu, 16 Agustus 2026.
Guna merespons dinamika tersebut, PT Didimax Berjangka (DIDIMAX) memfokuskan strategi bisnisnya pada penguatan empat pilar utama operasional. Yakni edukasi publik, layanan pendampingan nasabah, pengembangan teknologi perdagangan digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, Yadi mengungkapkan bahwa pelaku industri harus adaptif terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat akan akses informasi dan layanan digital yang cepat serta responsif.
Seiring makin diminatinya instrumen perdagangan berjangka berisiko tinggi (high risk, high return), Didimax menyoroti pentingnya edukasi publik sebagai instrumen mitigasi risiko sebelum investor mengambil keputusan transaksi.
Yadi menekankan, pelaku industri memiliki tanggung jawab untuk mendorong masyarakat agar memahami mekanisme pasar, penerapan manajemen risiko (risk management), serta faktor-faktor makroekonomi yang memengaruhi pergerakan harga. Menurutnya, pemahaman yang matang akan menghasilkan aktivitas perdagangan yang berkualitas dan terukur.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pencapaian yang diraih menjadi dorongan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Ke depan, perseroan akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk menjaga kepercayaan nasabah,” tambahnya.
.jpg)
DIDIMAX Raih Top Achiever Award 2025 & 2026 untuk Kategori Highest Exchange Traded Volume. Foto: Dok. Istimewa.
Dari sisi industri, Didimax menilai persaingan di sektor perdagangan berjangka akan semakin ketat seiring pesatnya perkembangan teknologi finansial. Untuk menjaga stabilitas pasar, kolaborasi antara perusahaan pialang berjangka, bursa berjangka, lembaga kliring, dan regulator menjadi krusial dalam menciptakan iklim transaksi yang profesional dan bertanggung jawab.
Strategi pengembangan yang berfokus pada kualitas layanan ini turut tecermin dari volume transaksi perseroan yang konsisten mencatatkan pertumbuhan tinggi. Berdasarkan data historis, Didimax membukukan volume transaksi (Highest Exchange Traded Volume) yang mengantarkannya meraih predikat Top Achiever dari Jakarta Futures Exchange (JFX) serta Kliring Berjangka Indonesia (KBI).