Asst. Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 7 September 2026. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.
642 Penerbangan dari Bandara Soetta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Hendrik Simorangkir • 7 September 2026 12:26
Tangerang: Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Akibatnya sebanyak 624 penerbangan di bandara tersibuk di Indonesia itu terdampak.
Asst. Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengatakan penutupan dilakukan menyusul adanya indikasi sebaran abu vulkanik (volcanic ash) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut mengacu pada Notice to Airmen (NOTAM) terbaru dari AirNav Indonesia dan dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan penerbangan.
"Berdasarkan data penerbangan pada periode 7 September 2026, terdapat 624 penerbangan terdampak. Dari 624 flight ini, 461 rute domestik dan 156 rute internasional, dan 7 penerbangan untuk kargo," kata Yudis di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Senin, 7 September 2026.
"Iya ada 75.236 penumpang. Sehingga sampai dengan saat ini memang belum ada operasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta," jelas Yudis.
Yudis menambahkan Angkasa Pura Indonesia telah menyiapkan bus khusus untuk rute ke Surabaya, Jogja, Solo, serta Semarang, sebagai alat transportasi pengganti dari Bandara Soekarno-Hatta.
Ilustrasi. Foto: Dok MI
"Itu bagi calon penumpang atau bagi penumpang yang sudah membatalkan penerbangannya namun masih ada di sini, sehingga untuk mengurai kepadatan penumpang yang sudah ada di Bandara Soekarno-Hatta baik di Terminal 1, 2, dan 3, kami menyiapkan bus untuk mengantarkan mereka. Dan hari ini sekitar pukul 14.00 WIB juga akan diberangkatkan," jelas Yudis.Adapun syaratnya dengan menunjukkan tiket, terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan memang calon penumpang. Untuk lokasinya berada di Terminal 1, di Terminal 2, dan di Terminal 3.
"Bagi calon penumpang atau ya calon penumpang yang memutuskan untuk berangkat naik bus saja, kami persilakan menghubungi petugas kami di titik-titik tersebut," ungkap Yudis.