Jenazah Wili Mbuik (26), satu dari tiga korban penembakan KKB di Muliama dievakuasi ke Jayapura dan selanjutnya diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan di kampung halamannya. ANTARA/HO/Dok Polsek Bandara Sentani)
Jenazah ASN Korban Penembakan KKB di Jayawijaya Dievakuasi ke Jayapura
Silvana Febiari • 10 September 2026 15:13
Jayawijaya: Jenazah Wili Mbuik (26), satu dari tiga orang aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Muliama, dievakuasi ke Jayapura. Dari Bandara Sentani, jenazah Wili akan diterbangkan ke Kupang untuk dimakamkan di kampung halamannya.
"Sedangkan dua jenazah lainnya, yaitu Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35) masih berada di Wamena," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito, dilansir dari Antara, Kamis, 10 September 2026.
Berdasarkan laporan, para korban ditembak KKB saat dalam perjalanan kembali ke Wamena. Mereka sebelumnya menyalurkan bantuan ternak babi ke Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya.
"Saat dalam perjalanan dan berada di sekitar Distrik Muliama, KKB menembak ketiga korban," ungkap Cahyo.

Tim gabungan saat mengevakuasi korban penembakan KKB di Muliama, Kabupaten Jayawijaya. (ANTARA/HO/Satgas Damai Cartenz)
Sementara itu, Kasatgas Humas ODC Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada KKB kelompok Nduga sebagai pelaku penembakan. Namun, identitas pelaku masih didalami.
"Kami masih mendalami untuk memastikan siapa pelaku penembakan terhadap ketiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama," ujar Yusuf.