Kapal Feri MV Matui Tenggelam di Vanuatu, 1 Orang Tewas Puluhan Hilang

Kapal feri MV Matui yang membawa 47 orang tenggelam di Vanuatu, menewaskan sedikitnya satu orang. (Anadolu Agency)

Kapal Feri MV Matui Tenggelam di Vanuatu, 1 Orang Tewas Puluhan Hilang

Willy Haryono • 13 September 2026 14:02

Port Vila: Sedikitnya satu jenazah ditemukan setelah kapal feri antar-pulau MV Matui tenggelam di perairan dekat Vanuatu, negara kepulauan di Pasifik Selatan, dengan lebih dari 30 orang lainnya masih dinyatakan hilang hingga Minggu, 13 September 2026.

Kantor Perdana Menteri Vanuatu mengatakan sedikitnya 15 orang dari lebih dari 40 penumpang dan awak kapal telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Dalam pernyataannya di Facebook yang dilansir Anadolu Agency, kantor perdana menteri mengatakan operasi pencarian di perairan terbuka mulai dikurangi dan fokus dialihkan ke pesisir tenggara.

Keputusan tersebut diambil karena arus laut diperkirakan telah membawa sejumlah korban selamat ke arah pesisir tersebut. Anggota Parlemen Luganville Matai Seremiah turut memberikan informasi mengenai perkembangan operasi pencarian.

Cuaca Buruk dan Dugaan Kelebihan Muatan

Kantor Perdana Menteri Vanuatu menyebut cuaca buruk menjadi salah satu dugaan awal penyebab tenggelamnya kapal.

“Kerugian ini tampaknya merupakan akibat dari angin kencang dan peringatan maritim yang tidak diindahkan, serta kemungkinan kelalaian termasuk kelebihan muatan kapal,” kata kantor perdana menteri.

Otoritas Vanuatu kemudian mengingatkan para pemilik kapal untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas, memastikan kapal dalam kondisi laik laut dan dilengkapi peralatan yang memadai.

Pemilik kapal juga diminta memastikan sistem komunikasi dapat berfungsi dengan baik sehingga awak kapal dapat berkoordinasi dalam kondisi darurat.

“Mengabaikan peringatan maritim yang kuat menempatkan nyawa dalam risiko,” kata kantor perdana menteri.

Pemerintah Vanuatu menyatakan penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Bawa 47 Orang dari Santo ke Ambae

Menurut Vanuatu Broadcasting & Television Corporation, MV Matui membawa 47 orang, termasuk awak kapal, ketika berlayar dari Santo menuju Ambae pada Sabtu kemarin. Kapal tersebut kemudian tenggelam di perairan sekitar Vanuatu.

Hingga Minggu, satu jenazah telah ditemukan, sementara 15 orang berhasil diketahui masih hidup. Lebih dari 30 orang lainnya masih dalam pencarian.

Tim penyelamat kini memusatkan pencarian di sepanjang pesisir tenggara, dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus setelah kapal tenggelam.

Jumlah korban dan orang yang masih hilang dapat berubah seiring berlangsungnya operasi pencarian dan proses identifikasi.

Kecelakaan tersebut kembali menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap peringatan cuaca dan standar keselamatan pelayaran di negara kepulauan seperti Vanuatu, yang sangat bergantung pada transportasi laut untuk menghubungkan pulau-pulaunya.

Baca juga: Bertambah Lagi, Korban Tewas Kebakaran Kapal Feri Filipina Jadi 76 Orang

(Willy Haryono)