Ratusan koper calon jemaah haji Kloter 1 tiba di Asrama Donohudan. Metrotvnews.com/ Triawati
Jelang Keberangkatan Haji, Embarkasi Solo Terima Koper Kloter Pertama Asal Tegal
Triawati Prihatsari • 20 April 2026 14:19
Solo: Ratusan koper calon jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, tiba di Embarkasi Solo, Senin pagi, 20 April 2026. Rencananya, pada hari yang sama dengan waktu yang berbeda akan tiba koper dari dua kloter lainnya yakni kloter 2 dan kloter 3.
"Hari ini untuk kedatangan koper total dari tiga kloter. Yakni kloter 1, 2 dan 3. Sesuai SOPnya, koper calon jemaah haji memang tiba di Asrama Donohudan Boyolali dua hari sebelum penerbangan. Karena nanti kan akan ada pemeriksaan dari Angkasa Pura," ujar Ketua PPIH Embarkasi Haji Fitriyanto, di Asrama Donohudan, Boyolali, Senin, 20 April 2026.
Menurutnya, akan dilakukan pemeriksaan X-ray dan pemeriksaan timbangan untuk koper-koper calon jemaah haji tersebut. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah mitigasi barang-barang uang tidak diperbolehkan untuk dibawa terbang bersama jemaah.

Ratusan koper calon jemaah haji Kloter 1 tiba di Asrama Donohudan. Metrotvnews.com/ Triawati
Ia menjelaskan, petugas daerah telah melakukan sosialisasi terkait barang-barang yang dilarang dibawa dalam koper calon jemaah. Beberapa barang yang dilarang yakni gunting, cairan, power bank dan lainnya.
"Iya sudah kita sosialisasikan sejak latihan manasik haji di masing-masing Kabupaten/ Kota. Semoga jemaah taat semua dan tidak ada barang-barang yang dilarang yang masuk di bagasi. Sehingga ini akan memperlancar perjalanan calon jemaah haji," imbuh Fitriyanto.
"Perbedaan dengan tahun sebelumnya, Kartu Nusuk akan diterima calon jemaah haji saat di Asrama. Sebelumnya kan Kartu Nusuk diterima saat tiba di Tanah Suci," ujad dia.
Fitriyanto menerangkan bahwa akan ada petugas Syarikah yang ditugaskan memberikan Kartu Nusuk tersebut. Setelah diberikan, langsung dibantu aktivasi dengan petugsa.
"Sehingga begitu nanti dia sampai Arab Saudi, kartu itu sudah aktif, bisa dipakai untuk masuk ke Raudhah, masuk ke Masjidil Haram, kemudian nanti ke Arafah, Muzdalifah, Mina, semuanya memakai kartu nusuk. Karena tanpa Kartu Nusuk jemaah mana pun tidak akan bisa melaksanakan ibadah haji di Makkah, Madinah, Madinah," ungkap Fitriyanto.