Polisi mengungkap belasan kasus kejahatan jalanan yang sempat meresahkan di Kota Bandung. (Metrotvnews.com/P. Aditya Prakasa)
Penguatan PJU hingga CCTV Dinilai Penting Dukung Keamanan Kota Bandung
Deny Irwanto • 24 July 2026 18:44
Bandung: Aksi begal yang kembali menjadi perhatian masyarakat Kota Bandung dinilai memerlukan penanganan menyeluruh. Selain penguatan aspek keamanan, upaya pencegahan juga dinilai perlu menyentuh persoalan sosial, infrastruktur, hingga kolaborasi antarinstansi.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan, mengatakan peningkatan kriminalitas jalanan perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya langkah pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui pendekatan yang terpadu.
"Jangan sampai bonus demografi berubah menjadi musibah demografi. Salah satu buktinya mulai terlihat sekarang. Anak mudanya banyak, tetapi daya serap lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja, sehingga banyak anak muda yang menganggur," kata Andri dalam keterangan pers, Jumat, 24 Juli 2026.
Di sisi lain, Andri menyebut penerangan jalan umum (PJU) juga memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada malam hari. Menurutnya aspirasi masyarakat terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang minim penerangan perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Ilustrasi begal. Foto: Medcom.id
"Sudah menjadi guyonan di media sosial. Ketika ada imbauan agar masyarakat menghindari jalan gelap saat malam hari, netizen justru bertanya, jalan mana di Bandung yang benar-benar terang selain jalan utama. Itu menunjukkan masyarakat memang merasakan kondisi PJU yang masih jauh dari memadai," ungkapnya.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat dapat terus diperkuat dalam menangani persoalan infrastruktur jalan sesuai kewenangan masing-masing.
"Kalau kemudian dijawab bahwa itu jalan provinsi atau jalan nasional, masyarakat tidak peduli. Yang dibutuhkan adalah koordinasi antarlembaga. Jangan sampai rakyat menjadi korban hanya karena pemerintah saling melempar tanggung jawab," bebernya.
Selain perbaikan PJU, Andri mendukung pengembangan sistem kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI agar pemantauan kawasan rawan dapat dilakukan secara lebih efektif.
"Kalau CCTV dipasang, jangan berdiri sendiri. Harus terintegrasi antara pemerintah kota, Polrestabes Bandung, dan TNI sehingga pemantauan bisa dilakukan secara real time dan respons terhadap tindak kriminal menjadi lebih cepat," ujarnya.