21 Hektare Lahan di Gunungkidul Terbakar

Ilustrasi petugas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Belitung Timur

21 Hektare Lahan di Gunungkidul Terbakar

Ahmad Mustaqim • 10 August 2026 11:32

Gunungkidul: Musim kemarau 2026 menyebabkan kebakaran lahan di Kabupaten Gunungkidul, DIY, mencapai 21 hektare. Potensi perluasan masih tinggi karena kemarau diperkirakan berlangsung hingga November.

"Tahun ini dampak kebakaran sudah terjadi di 29 lokasi dengan perkiraan lahan terbakar sekitar 21 hektare," kata Kasubag Tata Usaha UPT Damkarmat BPBD Gunungkidul, Ngadiyono, Senin, 10 Agustus 2026.

Ngadiyono mengungkapkan, jumlah kejadian tahun ini meningkat drastis dibanding tahun lalu yang hanya 4 kali.

"Angka kejadian tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya terjadi 4 kali kejadian," katanya.

Ia menilai peningkatan kasus dipicu musim kemarau yang sangat kering, sehingga risiko kebakaran lebih besar.
 


"Terhadap hal ini berbagai upaya telah kami lakukan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan, baik melalui sosialisasi secara media online maupun langsung bertemu dengan masyarakat," ujarnya.

Ngadiyono mengimbau warga berhati-hati saat membakar sampah. Angin di tempat terbuka bisa mempercepat api menjalar ke benda kering di sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, menambahkan, minimnya air mempersulit pemadaman. Ditambah angin yang memperluas area terbakar. Masyarakat diminta tak membakar sembarangan dan segera melapor jika melihat titik api.


Ilustrasi kemarau. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.

(Whisnu M)