Stephen Eustaquio. (Instagram/@stepheustaquio)
Profil Stephen Eustaquio, Sosok Kunci Bawa Kanada ke Babak 16 Besar
Riza Aslam Khaeron • 29 June 2026 14:21
Jakarta: Kanada dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat kemenangan tipis 1-0 atas Afrika Selatan di Los Angeles Stadium.
Dalam laga tersebut, drama 90 menit tanpa gol akhirnya pecah berkat gol cantik dari gelandang Kanada, Stephen Eustaquio, pada masa injury time menit ke-90+2. Gol keras dan akurat yang menembus jala kiper Ronwen Williams tersebut mengantarkan Kanada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kali dalam sejarah mereka.
Eustaquio yang tampil sebagai kapten pengganti setelah Alphonso Davies mengalami cedera akhirnya terpilih sebagai man of the match usai laga yang menundukkan raksasa Afrika tersebut.Dalam laga tersebut, drama 90 menit tanpa gol akhirnya pecah berkat gol cantik dari gelandang Kanada, Stephen Eustaquio, pada masa injury time menit ke-90+2. Gol keras dan akurat yang menembus jala kiper Ronwen Williams tersebut mengantarkan Kanada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kali dalam sejarah mereka.
Profil Stephen Eustaqio
Stephen Eustaquio lahir di Leamington, Ontario, Kanada, dari pasangan orang tua berkebangsaan Portugal. Melansir Al-Jazeera, sepak bola sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak usia empat tahun.Ia tumbuh di lingkungan komunitas Portugal di Leaming, tempat ia dan sang kakak, Mauro Eustaquio, kini berkarier sebagai pelatih kepala Inter Toronto FC, rutin bermain bola bersama sejak kecil.
Ketika keluarganya memutuskan untuk pindah kembali ke Portugal, keduanya melanjutkan pengembangan karier sepak bola mereka di level klub Eropa. Eustaquio mengawali karir profesional bergabung dengan klub divisi dua Portugal, Leixões, pada 2017, dan hijrah ke GD Chaves pada 2018.
Pada April 2023, saat dirinya yang bermain di bawah Porto tengah menjamu Santa Clara, ibunya yang bernama Esmeralda meninggal dunia akibat kanker otak. Belum genap setahun berselang, sang ayah menyusul setelah mengalami serangan jantung mendadak.
“Semua yang saya lakukan ini adalah untuk keluarga, untuk orang tua saya, kekasih saya, putri saya, kakak saya, serta teman-teman di kampung halaman, untuk mereka semua," ungkapnya penuh emosi dalam wawancara usai laga melawan Afrika Selatan, seperti dikutip dari Al-Jazeera.
Perjalanan Karier
Pada 2019, ia memutuskan hengkang ke Cruz Azul di Liga MX Meksiko, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Paços de Ferreira. Ia menandai debut kompetisi Eropa pada Agustus 2020 dengan mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas Larne di UEFA Europa Conference League.Puncak kariernya di Eropa tiba ketika ia bergabung dengan raksasa Portugal, FC Porto, pada Januari 2022 dengan status pinjaman. Porto resmi mengontrak Eustaqio secara permaenen pada Mei 2022. Bersama Porto, nama Eustaquio semakin bersinar di pentas liga utama Portugal.
Sang gelandang kemudian pindah ke klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC, pada Februari 2026 dengan status pinjaman selama empat bulan yang disertai opsi pembelian permanen.
| Baca Juga: Eustaquio: Kanada Siap Hadapi Belanda atau Maroko di 16 Besar |
Memilih Kanada

Pemain timnas Kanada Stephen Eustaquio. (X/FIFAWorldCup)
Meskipun sebelumnya sempat mewakili timnas U-21 Portugal sebanyak tujuh kali, termasuk bermain untuk negara eropa tersebut di kualifikasi Piala Eropa UEFA 2019, ia akhirnya memantapkan hati untuk sepenuhnya membela Kanada di level senior pada Februari 2019. Eustaqio sebelumnya pernah membela timnas muda negara Amerika Utara tersebut pada turnamen AGS Cup 2012 silam.
“Pemain-pemain seperti Atiba Hutchinson, Junior Hoilett, dan Alphonso Davies membawa sepak bola negara ini ke level yang lebih tinggi,” ujar Eustaquio dalam sebuah video yang dirilis oleh Canada Soccer pada tahun 2019.
“Dan saya sangat ingin menjadi bagian dari perjalanan itu,” tambahnya. Eustaquio menyebut bahwa ketertarikan dari tim nasional Kanada kepadanya merupakan sebuah "hadiah luar biasa" atas kerja keras yang telah ia lakukan sepanjang kariernya.
Ia mendapatkan panggilan senior pertamanya untuk laga CONCACAF Nations League pada Oktober 2019, kemudian bersinar di ajang CONCACAF Gold Cup 2021, tempat ia mencetak gol internasional pertamanya. Eustaquio juga menjadi pilar penting Kanada saat berlaga di Piala Dunia Qatar 2022, final CONCACAF Nations League 2023, dan kini kembali bersinar di Piala Dunia 2026 yang digelar di rumah sendiri.
Satu gol penentu ke gawang Afrika Selatan dini hari yang lalu menjadi gol keenamnya bersama Kanada, yang ia catatkan pada penampilannya yang ke-61 bersama tim nasional.
"Kami telah bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan ini. Kami ingin mempersembahkan momen bersejarah ini untuk seluruh rakyat Kanada," tuturnya bangga.