Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri. Foto: Metrotvnews.com
Pakistan: Diplomasi Jadi Satu-satunya Jalan Selesaikan Konflik AS-Iran
Muhammad Reyhansyah • 5 August 2026 21:16
Jakarta: Pakistan menegaskan penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran hanya dapat dicapai melalui jalur diplomasi dan perundingan, bukan melalui perang yang dinilai hanya akan memperburuk situasi di kawasan maupun dunia.
Hal itu disampaikan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri saat ditemui usai peringatan Youm-e-Istehsal-e-Kashmir di Kedutaan Besar Pakistan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
"Kami percaya satu-satunya solusi atas sengketa ini adalah melalui keterlibatan, negosiasi, dan duduk bersama di meja perundingan. Kami percaya perang bukanlah solusi bagi sengketa apa pun," kata Chaudhri.
Menurut Chaudhri, Pakistan selama ini terus berupaya mendorong terciptanya perdamaian di kawasan dengan memfasilitasi dialog antara kedua pihak guna mencapai penyelesaian yang dinegosiasikan.
Ia mengatakan Pakistan sebelumnya turut membantu tercapainya gencatan senjata ketika ketegangan antara kedua negara meningkat. Namun, proses menuju perdamaian dinilai masih akan menghadapi tantangan besar karena tingkat saling percaya antara kedua pihak masih rendah.
"Masih terdapat ketidakpercayaan yang sangat besar di antara kedua pihak. Sudah lama tidak ada keterlibatan di tingkat kepemimpinan, sehingga membangun dialog bukanlah proses yang mudah," ujar Chaudhri.
Dampak Konflik Bersifat Global
Dubes Chaudhri menilai konflik AS-Iran tidak hanya berdampak terhadap kedua negara, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi global.Menurutnya, konflik tersebut telah memberikan tekanan terhadap ketahanan energi, ketahanan pangan, inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.
"Konflik ini tidak hanya berdampak bagi kedua pihak yang berkonflik, tetapi juga hampir seluruh negara di dunia. Dampaknya terasa terhadap keamanan energi, keamanan pangan, tekanan inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi," kata Dubes Chaudri.
Karena itu, ia menilai seluruh pihak perlu mendukung tercapainya penyelesaian damai melalui perundingan.
Pakistan Siap Terus Memfasilitasi Dialog
Saat ditanya mengenai kemungkinan dialog langsung antara AS dan Iran, Chaudhri mengatakan Pakistan akan terus memberikan segala bentuk dukungan yang diperlukan untuk membantu proses perdamaian.Menurutnya, Pakistan akan tetap menjalankan peran sebagai mediator dan fasilitator selama kedua pihak masih menghendaki proses tersebut.
"Kami akan terus memberikan setiap bantuan yang memungkinkan. Kami telah memediasi, kami telah memfasilitasi, dan kami akan terus memainkan peran kami untuk mengakhiri sengketa ini serta mewujudkan perdamaian," ujarnya.
Meski demikian, Chaudhri mengakui proses tersebut tidak mudah. Selain masih besarnya rasa saling tidak percaya antara kedua pihak, ia juga menilai terdapat berbagai faktor eksternal yang turut mempersulit upaya perdamaian.
"Jalan menuju perdamaian memang tidak mudah. Namun kami tetap percaya satu-satunya jalan ke depan adalah melalui keterlibatan diplomatik dan negosiasi," pungkas Dubes Chaudri.