Kemnaker Dorong Industri Serap Pekerja Lokal

Ilustrasi, tenaga kerja di industri tekstil. Foto: dok Kemenperin.

Kemnaker Dorong Industri Serap Pekerja Lokal

Husen Miftahudin • 30 July 2026 10:42

Jakarta: Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan setiap industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya melalui pembukaan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.

Menurut Afriansyah, semakin besar penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar, semakin besar pula kontribusi industri terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Perusahaan kami harapkan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Jangan sampai warga sekitar malah enggak kerja. Kemnaker siap memberikan pelatihan agar masyarakat memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri," ujar Afriansyah dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 30 Juli 2026.

Selain memperluas kesempatan kerja, Afriansyah menekankan pentingnya perusahaan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memberikan upah sesuai ketentuan, serta memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia menilai langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Untuk mendukung penyerapan tenaga kerja lokal, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) siap menyelenggarakan pelatihan vokasi bagi masyarakat agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Dengan begitu, perusahaan lebih mudah memperoleh tenaga kerja yang kompeten, sementara masyarakat memiliki peluang kerja yang lebih besar," kata Afriansyah.
 



(Ilustrasi, tenaga kerja di industri garmen. Foto: dok Metrotvnews.com)
 

Kolaborasi jadi kunci perluasan kesempatan kerja


Afriansyah juga mengajak pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan dunia usaha agar iklim industri tetap kondusif dan investasi terus berkembang. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan Kemnaker menjadi faktor penting untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai contoh, dalam dialog bersama PT Sheonary Javanesia INC dan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, baru-baru ini, Afriansyah menyoroti pentingnya penguatan hubungan industrial, penyerapan tenaga kerja lokal, serta pengembangan SDM guna memenuhi kebutuhan industri.

"Saya melihat hubungan industrial antara manajemen dan pekerja di perusahaan ini berjalan baik. Perusahaannya juga rapi dan tertata dengan baik. Industri yang dikelola dengan baik seperti ini harus kita jaga dan kita bangun bersama agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Afriansyah.

Usai berdialog, Afriansyah meninjau area produksi dan berbincang langsung dengan para pekerja, termasuk penyandang disabilitas. Ia mengapresiasi komitmen perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sebagai wujud penerapan dunia kerja yang inklusif.

(Husen Miftahudin)