Total 24 Korban Jembatan Gantung Putus di Sungai Uwe Wamena Berhasil Dievakuasi

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara (berdiri kanan sendiri) memimpin langsung tim gabungan melakukan pencarian korban di Sungai Uwe Wamena.ANTARA/HO-Humas Polres Jayawijaya.

Total 24 Korban Jembatan Gantung Putus di Sungai Uwe Wamena Berhasil Dievakuasi

Whisnu Mardiansyah • 17 May 2026 21:18

Wamena: Polres Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencatat sebanyak 24 korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena telah dievakuasi. Sebanyak 24 korban yang berhasil dievakuasi tim gabungan dari Polres Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya, dan Pos Basarnas Wamena itu merupakan korban dari peristiwa putusnya jembatan gantung Wouma.

Insiden tersebut turut memicu perang antarsuku di Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya. Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan upaya pencarian telah dilakukan bersama tim gabungan dari Kodim 1702/Jayawijaya dan Pos Basarnas Wamena hingga saat ini.

"Hasil pencarian kami bersama tim gabungan sejak putusnya jembatan gantung Wouma hari pertama hingga saat ini kurang lebih telah menemukan 24 korban hingga hari ini (Minggu)," kata AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, seperti dilansir Antara, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurut Kapolres, fokus tim gabungan adalah melakukan pencarian korban-korban putusnya jembatan gantung Wouma sejak 7 Mei 2026 sore hingga saat ini. Langkah itu juga bertujuan meredam gejolak yang ada di masyarakat.
 


"Jujur sampai dengan detik ini kami belum mendapatkan data akurat berapa korban yang jatuh akibat putusnya jembatan gantung Wouma. Informasi jatuh korban dari jembatan gantung Wouma ada yang bilang 7, 20, 33 dan 38 semuanya masih simpang siur," ujarnya.

Dia menjelaskan, bahkan ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan seorang korban atas nama seseorang sudah meninggal. Namun, setelah dicek kembali, korban tersebut ternyata masih hidup.

"Namun begitu kami terus melakukan upaya pencarian supaya dapat menurunkan tensi (emosi) dari keluarga korban. Pencarian itu kami lakukan hingga delapan hari lamanya sebelum terjadinya perang antarsuku di Wamena," katanya.


Ilustrasi Medcom.id

Dia menambahkan, tiga titik yang menjadi fokus pencarian adalah mulai dari lokasi jembatan gantung yang putus hingga ke Jembatan Wouma area muara atau di belakang Bandara Wamena dan Yikuba.

"Total jenazah atau korban yang telah ditemukan hingga hari ini sebanyak 24 orang. Dan upaya pencarian terus kami lakukan bersama tim gabungan baik dari kodim dan basarnas," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)