Kemenhaj Prioritaskan Pemulangan Jemaah Haji yang Baru Keluar dari RS

Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol

Kemenhaj Prioritaskan Pemulangan Jemaah Haji yang Baru Keluar dari RS

Silvana Febiari • 5 June 2026 07:03

Makkah: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan jemaah haji Indonesia yang baru keluar dari rumah sakit (RS) di Arab Saudi masuk dalam daftar prioritas pemulangan ke Tanah Air. Langkah ini dilakukan agar mereka dapat lebih fokus menjalani masa pemulihan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj Dani Pramudya mengatakan administrasi kepulangan jemaah tersebut akan diproses secepat mungkin agar mereka tidak perlu menunggu terlalu lama di Arab Saudi.

"Jemaah yang baru selesai menjalani perawatan akan kami dahulukan untuk pemulangan. Begitu keluar dari rumah sakit, proses administrasinya langsung kami percepat agar bisa segera kembali ke Indonesia," ujar Dani di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dilansir dari Antara, Jumat, 5 Juni 2026.
 


Dani menjelaskan percepatan pemulangan tersebut dilakukan melalui mekanisme tanazul atau pengalihan kelompok terbang (kloter). Setelah dinyatakan layak meninggalkan RS, petugas kesehatan akan menyerahkan jemaah haji kepada kloter masing-masing.

Selanjutnya, petugas akan segera mengurus proses tanazul agar jemaah yang bersangkutan dapat bergabung dengan penerbangan yang jadwal kepulangannya lebih dekat. Koordinasi intensif terus dilakukan antara petugas kesehatan, petugas kloter, dan penyelenggara haji agar proses perpindahan jadwal tersebut berjalan lancar tanpa mengganggu penerbangan yang ada.

Langkah percepatan itu, lanjut Dani, tidak hanya mempertimbangkan faktor fisik, tetapi juga aspek psikologis jemaah haji yang umumnya ingin segera berkumpul kembali dengan keluarga setelah dirawat. Ia menilai penundaan kepulangan tidak diperlukan apabila seluruh rukun dan kewajiban haji telah diselesaikan.

"Intinya ibadah hajinya sudah selesai. Kalau kondisi kesehatannya baru pulih, tentu lebih baik segera dipulangkan agar bisa fokus beristirahat. Semakin lama jamaah yang baru sembuh berada di Arab Saudi, semakin besar pula risiko kelelahan," jelas Dani.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj Dani Pramudya memberikan keterangan di Makkah, Kamis, 4 Juni 2026. (ANTARA/HO-MCH 2026)


Saat ini, operasional haji Indonesia telah memasuki fase pemulangan ke Tanah Air. Pemerintah memastikan seluruh jemaah haji, termasuk mereka yang memiliki riwayat sakit, dapat kembali dengan aman dan nyaman.

Kemenhaj juga mengimbau jemaah haji yang telah kembali ke hotel pasca-perawatan untuk mengurangi aktivitas tidak mendesak dan memperbanyak istirahat. Jemaah diminta mematuhi arahan petugas kesehatan hingga jadwal kepulangannya tiba.

(Silvana Febiari)