Houthi Bantah Tuduhan Peluncuran Drone Targetkan Kota Makkah

Drone yang berhasil di cegat di udara. Foto: Anadolu

Houthi Bantah Tuduhan Peluncuran Drone Targetkan Kota Makkah

Muhammad Reyhansyah • 16 September 2026 18:19

Sanaa: Kelompok Houthi membantah tuduhan koalisi pimpinan Arab Saudi yang menyebut sebuah drone diluncurkan menuju Kota Makkah, Arab Saudi.

Dalam unggahan di platform X, Rabu, 16 September 2026, pejabat Houthi Hazem al-Assad menyebut klaim tersebut sebagai “kebohongan usang” yang sebelumnya pernah digunakan.

“Klaim tentang penargetan Makkah adalah kebohongan usang yang sebelumnya telah digunakan dan kini tidak lagi menipu siapa pun,” tulis al-Assad, dikutip dari Xinhua.

Sebelumnya, juru bicara koalisi pendukung Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, Turki Al-Malki, mengatakan pertahanan udara Arab Saudi mencegat dan menghancurkan drone yang diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman.

Menurut Al-Malki, drone tersebut dihancurkan Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi pada Selasa pukul 18.50 waktu setempat, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas Makkah.

Al-Malki menyebut insiden itu sebagai upaya kedua untuk menargetkan Mekkah, setelah upaya sebelumnya yang melibatkan rudal balistik pada Juli 2017.

Ia menegaskan keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaah merupakan “garis merah”. Koalisi, kata dia, akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap kelompok Houthi.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) turut mengecam serangan yang disebut mengancam warga sipil dan melanggar kesucian tempat-tempat ibadah serta masjid.

Konfrontasi antara pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi telah meningkat sejak awal Juli, setelah sempat mengalami masa tenang yang relatif lama.

Negara tersebut telah dilanda perang sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa dan beberapa provinsi pada 2014, sebelum koalisi Arab pimpinan Saudi melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

(Fajar Nugraha)