Timnas Indonesia Berada di Grup 'Neraka' dalam Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia. Foto: Dok Federasi Futsal Indonesia.

Timnas Indonesia Berada di Grup 'Neraka' dalam Piala Asia Futsal 2026

Arga Sumantri • 26 January 2026 15:37

Jakarta: Pelatih tim nasional (Timnas) futsal Indonesia Hector Souto menegaskan staf pelatih telah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan lawan-lawan di fase grup Piala Asia Futsal 2026. Sekaligus, mengakui skuad Garuda masih minim pengalaman bersaing di level kontinental.

Souto menyebut setiap tim di grup memiliki karakter dan kualitas berbeda sehingga Indonesia harus tampil dengan persiapan matang. Indonesia masuk dalam grup berat.

"Kami menganalisis mereka dengan sangat detail. Kirgistan mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam satu tahun terakhir, sering melakukan pemusatan latihan dan pertandingan di Eropa, serta memiliki fondasi yang kuat sejak era Juiz Bernat hingga dilanjutkan oleh pelatih Djetibaev," kata Souto pada jumpa pers di Indonesia Arena, Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 26 Januari 2026.

"Di bawah asuhan Coach Djetibaev, mereka menunjukkan performa luar biasa dan berhasil menjadi juara grup (kualifikasi)," tambah pelatih asal Spanyol itu.

Calon lawan lainnya, Irak, menutup kualifikasi Piala Asia Futsal Grup F dengan menjadi juara grup. Irak juga memiliki pelatih yang punya kualitas mumpuni.

"Saya rasa tidak perlu banyak membahas pelatih mereka, karena semua orang sudah mengetahui rekam jejak kariernya di Brasil, seperti di Foz do Cataratas dan Marreco. Selain itu ada Paulo Fernandez, pelatih asal Portugal dengan perjalanan karier yang sangat baik, pernah melatih Benfica dan Sporting," kata Souto.

Selain itu, Souto menyebut Korea Selatan sebagai salah satu lawan yang menunjukkan konsistensi pertahanan tinggi. Ia mengulas rekam jejak pelatih Pablo Fernandez serta performa tim tersebut dalam beberapa pertandingan terakhir.

"Dalam empat pertandingan terakhir mereka hanya kebobolan dua gol. Mereka imbang melawan Thailand dan bisa mengalahkan Bahrain," kata Souto.

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto. Foto: Dok Antara.

Indonesia minim pengalaman di Asia

Pelatih asal Spanyol itu mengakui Indonesia belum memiliki banyak pengalaman melangkah jauh dalam kompetisi Asia. Berbeda dengan sejumlah calon lawan di grup. Menurut dia, Indonesia selama ini lebih terbiasa bersaing di kawasan Asia Tenggara.

"Sejujurnya, di Asia Indonesia belum berjalan. Kami punya pengalaman di Asia Tenggara, tetapi bukan di Asia," ujar Souto.

Ia mencontohkan Kirgistan yang pada edisi sebelumnya mampu menembus perempat final dan hampir lolos ke Piala Dunia futsal. "Mereka mengalahkan Uzbekistan di fase grup dan tinggal satu langkah lagi menuju Piala Dunia (Futsal). Kami belum punya pengalaman seperti itu," kata Souto.

Bagi Souto, turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi timnas futsal Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang internasional.

"Tujuan kami adalah bertumbuh di kompetisi ini. Semakin lama kami bisa bertahan, semakin baik untuk perkembangan tim," ungkap Souto.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)