ASDP dan Jasaraharja Putera hadirkan mudik gratis di Indonesia timur. (Dok Jasaraharja Putera)
Kolaborasi ASDP dan Jasaraharja Putera Hadirkan Mudik Gratis di Indonesia Timur
Lukman Diah Sari • 19 March 2026 17:31
Jakarta: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan program tiket mudik gratis di wilayah Indonesia Timur pada periode 16–28 Maret 2026. Program mudik gratis ini digelar melalui kerja sama dengan PT Jasaraharja Putera (JRP Insurance) dan ditujukan bagi penumpang pejalan kaki kelas ekonomi.
Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus upaya memperkuat akses transportasi bagi masyarakat kepulauan. Sebanyak 1.635 orang menjadi penerima manfaat dari program tersebut.
“Kami ingin memastikan layanan penyeberangan tidak hanya andal secara operasional, tetapi juga inklusif dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui program ini, kami berharap masyarakat di wilayah Timur dapat merasakan kemudahan perjalanan mudik dengan lebih nyaman,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, dalam keterangan resmi diterima pada Kamis, 19 Maret 2026.

Ilustrasi. Foto: dok ASDP.
Layanan mudik gratis ini tersedia di sejumlah lintasan strategis di Indonesia Timur, antara lain Ambon (Namlea–Masarete), Selayar (Bira–Jampea), Sorong (Sorong–Fakfak dan Sorong–Folley), Biak (Biak–Manokwari dan Biak–Nabire), Bajoe (Maccini Baji–Pulau Sabutung dan Pulau Balang Lompo), Ternate (Babang–Saketa dan Sanana–Mangole), serta Bitung (Bitung–Mangaran).
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, menegaskan kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman bagi pemudik, terutama di wilayah Indonesia timur.
“Keterlibatan JRP Insurance dalam program Mudik Gratis bersama ASDP ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan akses penumpang di wilayah Indonesia Timur. Kami memahami bahwa mudik bukan sekadar perjalanan fisik, tapi perjalanan harapan untuk bertemu keluarga. Oleh karena itu, kami hadir melayani sepenuh hati dengan memberikan proteksi asuransi yang handal, sehingga masyarakat dapat menjalankan prosesi Mudik Aman, Berbagi Harapan tanpa rasa was-was,” jelas Abdul Haris.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran langsung di pelabuhan paling lambat satu hari sebelum keberangkatan dengan menunjukkan identitas resmi seperti KTP, Kartu Keluarga, atau SIM. Program ini dibatasi maksimal empat orang per keluarga. Tiket yang telah diterbitkan tidak dapat diperjualbelikan, dipindahtangankan, maupun dibatalkan.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyebut mekanisme pendaftaran dirancang sederhana agar mudah diakses. "Kami memastikan prosesnya praktis dan inklusif, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan program ini secara optimal,” jelasnya.