Program Desa Sejahtera Membangun Literasi Digital Berbasis Komunitas

Komunitas Desa Wisata Digital dalam Program Desa Sejahtera di 13 desa

Program Desa Sejahtera Membangun Literasi Digital Berbasis Komunitas

Whisnu Mardiansyah • 13 January 2026 06:36

Jakarta: Media ruang digital dengan membangun komunitas akan menciptakan dampak sosial konkret bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Ruang digital dengan merekam kehidupan sehari-hari secara otentik, mulai dari kebersamaan keluarga hingga aktivitas kerja di berbagai daerah bisa menjadi sarana edukasi internet positif.

Direktur Operasional SnackVideo Indonesia Yugo Prabowo menjelaskan pihaknya membuat ruang digital pada masyarakat diisi dengan momen-momen sederhana dan jujur. Kreator merekam tawa di gang perkotaan, kehangatan keluarga, hingga aktivitas bertani di desa, semua disajikan secara apa adanya.

Pendekatan ini berhasil menarik minat masyarakat Indonesia yang ingin mengekspresikan diri sekaligus mendapatkan ruang untuk dilihat. Dengan membangun komunitas digital inklusif yang mendokumentasikan kehidupan nyata dan memberi panggung untuk suara masyarakat biasa.

Ia yakin pihaknya bisa sebagai penghubung individu dari beragam latar belakang. Dengan online workshop, pertemuan komunitas kreator, serta beragam acara live berskala besar untuk memberi ruang perkembangan bagi talenta lokal.

“Sejak awal, kami percaya cerita sehari-hari yang jujur memiliki kekuatan besar. Bukan hanya sebagai platform hiburan, tetapi sebagai ruang yang memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk saling terhubung, membangun komunitas, dan tumbuh bersama secara otentik,” ujar Yugo Prabowo, Senin, 12 Januari 2026.

Memasuki fase terkini, ia memperluas dampaknya melalui program sosial yang terukur. Sejalan dengan semangat revitalisasi desa, platform ini meluncurkan Program Desa Sejahtera di 13 desa pada berbagai provinsi.

Program ini berfokus pada tiga pilar, kesehatan dan olahraga, pendidikan anak, serta pengembangan pertanian berkelanjutan. Bentuk dukungan mencakup bantuan infrastruktur, pelatihan keterampilan digital dan pertanian, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Cakupan program ini menjangkau hampir 50 desa dengan pendekatan yang disesuaikan kebutuhan lokal.

“Melalui Program Desa Sejahtera, kami berupaya mendekatkan teknologi dengan kebutuhan nyata di lapangan, sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai penggerak perubahan,” imbuh Yugo.

Inisiatif ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Agama. Dengan menghadirkan Desa Snack, komunitas online bagi pengguna di wilayah pedesaan sebagai pusat informasi dan ruang pamer kehidupan desa yang otentik.

Beragam cerita muncul dari sini, mulai dari aktivitas tata kelola desa dan semangat gotong royong yang dibagikan Indah, Kepala Desa Ciasem Baru di Jawa Barat, hingga kisah Octa, pengemudi ojek online perempuan yang mendokumentasikan kesehariannya dengan jujur.

Kisah inspiratif lain datang dari Stayer, pemuda dari pedesaan yang memulai perjalanan kontennya hanya dengan sebuah ponsel. Ia merekam aktivitas, keterampilan, dan refleksi pribadi tentang kehidupan di desa secara apa adanya. Konten autentiknya membangun kedekatan dengan audiens, menumbuhkan pengikut loyal, menghasilkan penghasilan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup keluarganya.

Di sisi budaya, menggulirkan inisiatif “Batik Masuk Desa” untuk memperkenalkan batik sebagai warisan nasional melalui eksplorasi budaya dan edukasi teknik, yang menarik jutaan penonton dan partisipan. Platform ini percaya kekuatan terbesar lahir dari cerita sehari-hari yang jujur. Ke depan, misinya mendekatkan teknologi kepada masyarakat, memperkuat komunitas, dan menghadirkan dampak positif yang nyata, baik di dalam maupun di luar layar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)