Cek Harga Token Listrik Terbaru 2026

Ilustrasi. Foto: dok PLN.

Cek Harga Token Listrik Terbaru 2026

Husen Miftahudin • 20 January 2026 17:05

Jakarta: Listrik prabayar atau token kini banyak dipilih masyarakat karena menawarkan penggunaan listrik lebih terkontrol. Dengan sistem ini, pengguna dapat lebih mudah mengatur pengeluaran listrik bulanan. PT PLN (Persero) telah menetapkan tarif token listrik untuk triwulan I (Januari–Maret 2026) yang perlu diketahui sebelum melakukan pembelian.

PLN secara resmi mengumumkan bahwa tarif token listrik untuk triwulan I-2026 tetap sama pada 2025 dan tidak mengalami perubahan signifikan. Bagi masyarakat yang ingin membeli atau mengisi ulang token, penting untuk mengetahui tarif resmi yang telah ditetapkan agar perhitungan penggunaan listrik tetap akurat.
 

Rincian tarif listrik PLN 2026


Berikut rincian tarif listrik PLN yang berlaku pada triwulan I-2026:
 

1. Tarif listrik bersubsidi

Tarif ini diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Berikut rincian tarif yang ditetapkan:
  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415 per kWh.
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp605 per kWh.
 

2. Tarif listrik nonsubsidi

Tarif ini berlaku bagi rumah tangga dengan hunian besar dan mewah hingga sektor lain, seperti bisnis dan industri.

a. Tarif listrik keperluan rumah tangga
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.
  • Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.
  • Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.
  • Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.
  • Golongan R-3/TR, TM daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh.

b. Tarif listrik keperluan bisnis
  • Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.
  • Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.

c. Tarif listrik keperluan industri
  • Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.
  • Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh.

d. Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum
  • Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh.
  • Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh.
  • Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh.
  • Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh.

e. Tarif listrik keperluan pelayanan sosial
  • Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh.
  • Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh.
  • Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh.
  • Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh.
  • Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh.
  • Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh.
 
Baca juga: Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Periode 19-25 Januari 2026


(Ilustrasi. Foto: Shutterstock)
 

Tata cara hitung kWh token


Untuk mengetahui besaran token yang kamu perlukan, berikut merupakan tahapan penghitungan kWh token listrik:
 

1. Hitung Konsumsi Harian (Wh)

Rumus: Wh = Daya listrik (Watt) × Lama pemakaian (jam). Contoh: Jika kipas angin memiliki daya 75 watt dan digunakan selama 8 jam, maka konsumsi listriknya adalah 75 × 8 = 600 Wh.
 

2. Hitung Total Konsumsi Harian (kWh)

Total kWh diperoleh dengan menjumlahkan konsumsi harian (Wh) dari semua peralatan listrik, kemudian dikonversi ke kWh. Karena 1 kWh = 1.000 Wh, misalnya total konsumsi harian 10.000 Wh, maka setara dengan 10 kWh.
 

3. Hitung Biaya Listrik Per Hari

Rumus: Biaya = kWh × Tarif listrik per kWh (sesuai golongan). Contoh: Jika total konsumsi harian 10 kWh dan tarif untuk R-1/TR 900 VA adalah Rp1.352 per kWh, maka biaya listrik per hari adalah 10 × 1.352 = Rp13.520.
 

4. Hitung Total Biaya Listrik Per Bulan

Rumus: Biaya per bulan = Biaya per hari × 30 hari. Contoh: Jika biaya listrik per hari Rp13.520, maka biaya per bulan adalah 13.520 × 30 = Rp405.600. Dengan demikian, perkiraan pengeluaran listrik bulanan Anda sekitar Rp405.600.
 

Cara membeli token listrik


Token listrik dapat dibeli melalui beberapa metode, berikut ini pilihan cara pengisian yang tersedia bagi pelanggan:
 

1. Melalui aplikasi Shopee

  • Unduh dan buka aplikasi Shopee di ponsel.
  • Pilih menu “Pulsa, Tagihan & Tiket”, kemudian klik “Listrik PLN” dan pilih “Token Listrik”.
  • Masukkan nomor meteran atau ID pelanggan.
  • Tentukan nominal token dan pilih metode pembayaran.
  • Selesaikan pembayaran, lalu kode token akan muncul dan siap dimasukkan ke meteran.
 

2. Melalui aplikasi DANA

  • Instal dan buka aplikasi DANA di ponsel.
  • Di halaman utama, pilih “Lihat Semua”, kemudian klik menu “Listrik” dan pilih Prabayar.
  • Masukkan nomor meteran atau ID pelanggan (11–12 digit).
  • Pilih nominal token dan lanjutkan ke pembayaran.
  • Setelah transaksi selesai, kode token 20 digit akan ditampilkan untuk dimasukkan ke meteran.
 

3. Melalui minimarket

  • Kunjungi minimarket terdekat.
  • Sampaikan kepada kasir Anda ingin membeli token listrik.
  • Berikan nomor meteran atau ID pelanggan.
  • Pilih nominal token dan lakukan pembayaran.
  • Setelah transaksi selesai, terima struk pembelian yang berisi kode token 20 digit.

Dengan beragam metode pembelian yang tersedia, mulai dari aplikasi Shopee, DANA, hingga minimarket, pengisian token listrik kini semakin mudah dan fleksibel. Pemahaman cara membeli dan menggunakan token listrik membantu pengguna mengelola konsumsi serta pengeluaran listrik dengan lebih efisien dan terkontrol. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)